Pegiat media sosial Denny Siregar mengamati bahwa Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sudah siap sekoci untuk meninggalkan koalisi yang dibentuk Nasdem.
Hal itu menurutnya dikarenakan elektabilitas Capres yang diusung yakni Anies Baswedan makin merosot.
"Karena nama Anies Baswedan yang terus merosot inilah, koalisi perubahan yang dimotori oleh NasDem pun goyang, PKS dan Demokrat sama-sama sudah siap dengan sekoci untuk meninggalkan kapal induk yang sudah penuh api dan asap dan hampir tenggelam," tutur Denny Siregar dikutip dari Suara Liberte via tayangan YouTube Cokro TV, Kamis (15/6).
"PKS dimasuki oleh Sandiaga Uno dan akan dibawa sebagai bargaining ke Prabowo dengan harapan Sandiaga Uno menjadi calon wakil presidennya Prabowo," ujar Denny Siregar.
Menurutnya, jika Ketua Umum Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak bisa menjadi cawapres Anies Baswedan, mereka akan menyebrang ke PDIP.
"Demokrat terus-menerus memaksakan AHY jadi calon wakil presidennya Anies, kalau nggak, mereka akan nyebrang ke Ganjar dan cukuplah untuk mendapatkan kursi menteri saja," tegas Denny Siregar.
Apalagi, koalisi perubahan makin goyang dengan masalah yang dihadapi Nadem. Di mana ribuan pengurus NasDem di Indramayu yang mundur dari jabatannya sebagai kader NasDem.
"Belum selesai menjual benjol di kepala, NasDem kena angin ribut lagi ramai-ramai puluhan ribu pengurus NasDem di Indramayu mundur karena isu mereka harus bayar RP3,5 miliar hanya untuk mendapatkan kursi utama Calon Legislatif," ujar Denny Siregar.
"Dan aksi buka baju NasDem untuk pindah ke Perindo itu viral dimana-mana merusakkan nama NasDem yang sudah bolong-bolong besar akibat banyaknya kasus yang menimpa," tandasnya.
Sementara Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa membantah ribuan kader NasDem di Indramayu mundur. Ia mengklaim hanya sekitar 30-an orang yang pindah.
Baca Juga: Syarat Membuat SKCK Bagi WNA Terbaru 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional