/
Selasa, 20 Juni 2023 | 19:55 WIB
Momen Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berswafoto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Minggu (18/6/2023).

Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menilai jika tidak ada yang tidak mungkin di dalam dunia politik. Termasuk kata Eriko masih ada kemungkinan Demokrat berkoalisi dengan PDI Perjuangan untuk Pemilu 2024.

Ia pun mengungkapkan bahwa selama ini para presiden yang pernah menjabat seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebenarnya memiliki hubungan yang baik. Namun, kata Eriko, memang tidak ada yang bisa memaksakan bahwa semua pihak harus satu pilihan secara politik. Tapi soal kemungkinan untuk bisa bersama-sama masih bisa terjadi.

"Artinya katakan Koalisi Perubahan itu bisa berjalan sendiri. Kami tentunya ingin melanjutkan meneruskan pembangunan bapak Presiden Joko Widodo tentu punya jalan sendiri apakah nanti ini sekali lagi berandai-andai, apakah pada jalannya bisa bertemu tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia politik," ujar Eriko kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2023).

Pernyataan Eriko menyusul pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Plataran Hutan Kota, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (18/6/2023).

Eriko mengatakan, segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam politik. Sebab kata dia, dalam politik menurutnya yang tak mungkin hanya menghidupkan orang mati.

"Dunia politik kan the art of possibility yang tidak mungkin menghidupkan orang mati. Tapi segala kemungkinan bisa saja," papar dia.

Lebih lanjut, Eriko menyebut berbagai faktor dapat mengubah pilihan politik partai dalam koalisi. Misalnya kata dia saat kecewa nama cawapres yang diumumkan ternyata tak sesuai dengan keinginan.

"Katakan, besok lusa siapa yang diumumkan sebagai cawapres terus ada perbedaan lagi oh kami tidak bersedia kan bisa saja seperti itu. Besok bisa saja kami mau bersama-sama," tandasnya.

Untuk diketahui, AHY melakukan pertemuan dengan Puan Maharani di Pelataran Hutan Kota, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023) pagi. Pertemuan tersebut hanya berlangsung singkat, yaki sekitar satu jam saja. 

Baca Juga: Pemilih Muda Belum Tentukan Pilihan, Peserta Pemilu Disebut Perlu Siapkan Strategi Jitu

Usai pertemuan, Puan mengaku banyak hal yang dibicarakan dengan AHY. Bahkan, kata dia pertemuan tersebut  seperti halnya hubungan kakak beradik.

"Pertemuannya itu kurang lebih satu jam lebih. Nggak terasa, tadi kalau nggak inget waktu saya tadinya mau terus ngobrol, ternyata banyak sekali yang bisa diomongin, seperti kakak adik.Tadi Mas AHY bilang "Mbak boleh ya saya menganggap Mbak seperti kakaknya?". "Ya iya dong," imbuh Puan menuturkan pernyataan AHY.

"Jadi ini mungkin pertemuan yang pertama, tapi Insyaallah bukan pertemuan yang terakhir," sambungnya.

Load More