Dua kali berturut-turut pemilihan presiden (pilpres), Prabowo Subianto dikalahkan oleh Jokowi. Kali ini, Menteri Pertahanan itu yakin akan memenangkan pilpres 2024 lantaran sudah belajar banyak.
Hal itu dikatakan Prabowo Subianto ketika hadir dalam acara Mata Najwa yang dipandu oleh Najwa Shihab. Dikutip dari YouTube Mata Najwa, bakal calon presiden (bacapres) dari Partai Gerindra itu membeberkan alasan mengapa dirinya yakin menang di pilpres 2024.
Awalnya, Prabowo Subianto menanggapi soal kepribadiannya yang kerap dianggap diktator. Namun, menurutnya, kepribadiannya yang sebenarnya sangatlah lembut, bukan diktator seperti anggapan orang-orang selama ini.
“Jadi probowo yang asli itu sebenarnya lembut. Sangat lembut,” ujar Prabowo Subianto.
Najwa Shihab yang mewawancarai kemudian melemparkan candaan bahwa klaim seorang politisi biasanya bukan kenyataan yang sebenarnya.
Namun, Prabowo kembali menegaskan bahwa ucapannya adalah benar, karena dirinya kurang pintar berpolitik. Menurutnya, itulah yang menyebabkannya kalah terus dalam pilpres sebelumnya.
“Saya ini kurang politisi. Makanya saya kalah terus,” ujarnya.
Namun, berbeda dari pilpres sebelumnya, pada pilpres 2024 mendatang, Prabowo optimis menang karena dirinya sudah belajar lebih banyak soal politik.
Prabowo mengaku sudah belajar banyak dari sosok Jokowi yang dua kali berturut-turut mengalahkannya dalam pilpres 2014 dan 2019.
“Tapi kali ini insya Allah menang. Karena saya sudah belajar politik. Saya belajar dari Pak Jokowi yang mengalahkan saya. Berarti itu guru yang hebat. Iyakan. Udah santai saja,” pungkas Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang