Beredar kabar yang menarasikan bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (Raja Salman) siap mendanai Anies Baswedan untuk menjadi presiden.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 30,6 ribu pengikut bernama LINTAS OPINI melalui sebuah video yang diunggah pada 10 Juli 2023.
"Live Selama di Indonesia ternyata raja Salman siap mendanai anies & Mengawal tuntas jadi presiden" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (11/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"Demi sang putra...
SELAMA DI INDONESIA
TERNYATA RAJA SALMAN SIAP MENDANAI UNTUK ANIES JADI PRESIDEN"
Namun begitu, apakah benar Raja Salman siap danai Anies Baswedan untuk jadi Presiden?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Raja Salman yang siap danai Anies Baswedan untuk jadi Presiden.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Raja Salman siap danai Anies untuk jadi Presiden.
Baca Juga: Perankan Pangeran Arab di King the Land, Anupam Tripathi Panen Hujatan
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Raja Salman siap danai Anies untuk jadi Presiden.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'TERNYATA RAJA SALMAN SIAP MENDANAI UNTUK ANIES JADI PRESIDEN' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden FIFA Ancam Sanksi PSSI jika JIS Diintervensi
-
Sttsss..! Jokowi Bakal Keluarkan Perpres Larangan Thrifting Pakaian Bekas Impor
-
Pesan Menko Luhut ke Anies, Ganjar, Hingga Prabowo Jika Mau Jadi Capres
-
Buro Happold Bongkar Desain Awal JIS Antibanjir, Apakah Diterapkan?
-
Elektabilitas Prabowo Kangkangi Ganjar-Anies, Siapa Cocok Jadi Cawapresnya?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?