/
Rabu, 12 Juli 2023 | 08:36 WIB
CEK FAKTA: Erick Thohir Penjarakan Anies Baswedan, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Erick Thohir memenjarakan Anies Baswedan.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 327 ribu pengikut bernama PINTER POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 11 Juli 2023.

"VIRAL ~ Erick Thohir penjarakan Anies, membangun JIS ternyata tak sesuai paduan pemerintah !" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (12/7/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"ERICK THOHIR PENJARAKAN ANIES
PEMBANGUNAN JIS TAK SESUAI PADUAN PEMMERINTAH"

Namun begitu, apakah benar Erick Thohir penjarakan Anies Baswedan karena pembangunan JIS tidak sesuai panduan pemerintah?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Erick Thohir yang penjarakan Anies Baswedan.

Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Erick Thohir penjarakan Anies Baswedan karena pembangunan JIS tidak sesuai panduan pemerintah.

Baca Juga: Sikap Kasar Bodyguard &TEAM pada Fans Jadi Sorotan, Netizen: Kayak Preman

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Erick Thohir penjarakan Anies Baswedan karena pembangunan JIS tidak sesuai panduan pemerintah.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'ERICK THOHIR PENJARAKAN ANIES, PEMBANGUNAN JIS TAK SESUAI PADUAN PEMMERINTAH' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More