/
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 23:05 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen DPR, Jumat (25/8/2023). (Suara.com/Novian)

PDI Perjuangan resmi memecat Budiman Sudjatmiko sebagai kader.

Pemecatan Budi Sudjatmiko menyusul dukungan terhadap bakal calon Presiden Prabowo Subianto.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai bahwa Budiman Sudjatmiko sudah mengetahui konsekuensinya usai memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto.

Pasalnya kata Fadli Zon pemecatan sebagai seorang kader adalah hal yang biasa terjadi.

"Saya pikir itu satu opsi, pilihan yang harus diambil dalam situasi tertentu dan tahu juga konsekuensinya seperti apa. Saya kira hal yang biasa dan sudah calculated risk gitu, risiko yang sudah terkalkulasi dalam politik dan menurut saya biasa-biasa saja," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jumat (25/8/2023) 

Fadli Zon menuturkan parpol sebagai wadah untuk berekspresi dan berjuang memiliki aturan-aturan yang harus ditaati setiap kadernya.

"Artinya parpol adalah sebuah tempat untuk berekspresi, untuk berjuang dan seterusnya. Tentu punya aturan-aturan tersendiri," kata Fadli Zon.

Lebih lanjut, Fadli Zon mengaku sudah mengenal Budiman Sudjatmiko sejak lama. Kendati demikian, ia menghormati mekanisme PDI Perjuangan yang memutuskan memecat Fadli Zon sebagai kader.

"Ya kalau itu kan terserah Budiman, ya saya kenal Budiman sudah lama sekali, yang pasti tahu segala macam hal-hal yang terkait dengan konsekuensi walaupun itu mekanisme internal di partai yang diikuti oleh Budiman," ungkap Fadli Zon.

Baca Juga: Katanya Gratis, Kok Kalau Mau Dagang di Bogor Fest 2023 Harus Bayar

Tak hanya itu, Fadli Zon menyebut partainya terbuka jika Budiman Sudjatmiko ingin bergabung menjadi kader Gerindra. Namun ia mempersilahkan hal tersebut kepada Budiman Sudjatmiko.

"Kalau Gerindra ya pasti welcome tapi kan kita tidak ingin ya seolah-olah seperti itu ya. Jadi kita itu tergantung yang bersangkutan," katanya.

Untuk diketahui Budiman Sudjatmiko akhirnya resmi dipecat sebagai kader PDI Perjuangan pada Kamis (24/8/2023) malam.

Hal tersebut buntut dari dukungannya ke Ketum Gerindra, Prabowo Subianto sebagai capres di Pemilu 2024 nanti.

Budiman Sudjatmiko juga telah mengonfirmasi penerimaan surat pemecatan dari PDIP.

"Benar, saya sudah menerima surat pemecatan PDIP. Saya menerimanya pada pukul 20.00 WIB tadi malam," ujar Budiman, dikutip Jumat (25/8/2023).

Load More