Mario Dandy Satriyo dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun atas penganiayaan berat berencana terhadap David Ozora. Vonis tersebut disahkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Kamis (7/9/2023).
Jonathan Latumahina selaku ayah David Ozora mengaku tak puas dengan vonis tersebut.
"Karena kita nggak pernah merasa adil, seberat apapun (vonisnya). Sedangkan anak saya sepanjang hidupnya akan mengalami kemunduran," ujarnya dikutip dari akun YouTube Intens Investigasi, Kamis (7/9/2023).
Karenanya, ayah David Ozora akan terus memperjuangkan keadilan bagi anaknya, meskipun butuh waktu lama.
"Kita akan kejar terus sampai kapanpun, kalau dihitung mau sampai kapan, ya mungkin saya bisa jawab ya sampai saya bisa tahu kapan David bisa sembuh," bebernya.
"Jadi sama-sama nggak ketahuan sampai kapan, jadi yang bisa kita lakukan ikhtiar semaksimal mungkin," sambung Jonathan Latumahina.
Dalam kesempatan yang sama, ia pun mengungkap kondisi terbaru David Ozora, yang mengalami kemunduran mental dan kecerdasan.
"EQ, IQ, dan satunya lagi usia emosional sosial menurun drastis," ujarnya.
"Kalau pakai angka yang paling gampang usia emosional sosial, usia david sekarang 17 tapi dia setara dengan anak berusia 5 tahun 8 bulan," pungkasnya.
Karena kondisi tersebut, David Ozora tak bisa berinteraksi sesuai usianya. Dikatakan oleh Jonathan Latumahina, putranya bisa saja tiba-tiba berkata kasar atau memukul saat diajak bicara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial