/
Senin, 11 September 2023 | 21:14 WIB
Said Aqil Siraj (suara.com/Oke Atmaja)

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj ikut menanggapi duet bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 mendatang.

Said Aqil mengaku hanya bisa mendoakan. Ia berharap kandidat yang menang di Pilpres 2024 mendapatkan ridha dari Allah SWT. 

"Cuma berdoa, mudah-mudahan, mudah-mudahan yang menang yang diridai Allah," ujar Said Aqil kepada wartawan dikutip Senin (11/9/2023).

Sebelumnya, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar resmi mendeklarasikan sebagai pasangan capres dan calon wakil presiden (Cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Sabtu (2/9/2023).

Deklarasi tersebut dilaksanakan di Hotel Majapahit Surabaya pada Sabtu (2/9/2023) pukul 14.00 WIb. Adapun deklarasi tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, elite Partai NasDem dan elite PKB.

Dalam pidato politiknya, Anies Baswedan mengungkapkan bagaimana ia mengenal Cak Imin sebagai sosok yang sudah sejak lama. Keduanya berkuliah di Universitas Negeri di Yogyakarta, hanya saja keduanya berbeda Fakultas.

Anies mengenang bagaimana sepak terjang Cak Imin dalam berpolitik yang dimulai sejak dari mahasiswa. Disebutkan jika Cak Imin memang dikenal sebagai aktivitas kampus, sehingga ia layak disebut bukan orang baru dalam perpolitikan Indonesia.

"Memimpin partai sejak 2015, bukan pengalaman yang instans. Namun baru sekarang terpenuhi dan memang ini jalannya," kata Anies.

Baca Juga: Lawan Arah hingga Sebabkan Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ, Lettu GDW Ternyata Punya Gangguan Psikologis

Load More