Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami pertumbuhan yang tidak optimal akibat kurangnya asupan gizi. Stunting dapat berdampak negatif pada perkembangan otak, kesehatan, dan prestasi anak di masa depan.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan makanan bergizi yang cukup untuk anak-anak mereka sejak dini.
Salah satu cara untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan bahan makanan yang murah namun kaya akan protein, zat besi, vitamin, dan mineral.
Beberapa contoh bahan makanan yang dapat Anda pilih adalah ikan lele, telur, hati ayam, daun kelor, tempe, dan tahu.
Bahan-bahan ini mudah didapatkan di pasar atau toko terdekat dan dapat diolah menjadi berbagai menu lezat dan sehat.
Ikan lele mengandung protein hewani yang tinggi dan omega-3 yang baik untuk perkembangan otak.
Telur juga merupakan sumber protein hewani yang lengkap dan mengandung kolin yang penting untuk fungsi saraf. Hati ayam kaya akan zat besi yang dapat mencegah anemia dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Daun kelor merupakan sayuran hijau yang mengandung vitamin A, C, E, K, dan B kompleks yang dapat menjaga kesehatan mata, kulit, rambut, dan sistem imun.
Tempe dan tahu merupakan sumber protein nabati yang murah dan mudah dicerna. Tempe juga mengandung vitamin B12 yang jarang ditemukan pada makanan nabati.
Baca Juga: Perwira Tinggi Polri Soroti Video Viral Kawanan Bajing Loncat di Cilegon, Pelaku Berhasil Ditangkap
Dengan mengonsumsi bahan-bahan makanan ini secara teratur dan bervariasi, Anda dapat memberikan nutrisi yang optimal untuk anak-anak Anda dan mencegah stunting.
Anda juga dapat menambahkan bahan-bahan lain seperti sayuran, buah-buahan, susu, dan gandum untuk melengkapi kebutuhan gizi anak-anak Anda.
Jangan lupa untuk memberikan air putih yang cukup dan menjaga kebersihan makanan dan peralatan masak. Dengan begitu, Anda dapat membantu anak-anak Anda tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang