/
Sabtu, 23 September 2023 | 18:45 WIB
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono ((Instagram))

Kabar mengenai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, yang resmi menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak memengaruhi hubungan antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Hal ini diungkapkan oleh politikus PDIP, Deddy Sitorus.

Deddy Sitorus menyatakan bahwa hubungan antara Jokowi dan Megawati tetap baik dan tidak ada masalah yang timbul akibat langkah Kaesang bergabung dengan PSI. Menurut Deddy, spekulasi mengenai hubungan politik seringkali merupakan interpretasi individu, dan sebenarnya hubungan antara tokoh-tokoh politik bisa berjalan dengan baik meskipun mereka memiliki kesibukan masing-masing.

"Kita kan tidak seperti yang tetangga sebelah setiap hari harus bareng. Karena kan masing-masing punya pekerjaan," jelas Deddy, dikutip dari Suara.

Deddy juga menegaskan bahwa fokus utama PDIP saat ini adalah memenangkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo. Dia menegaskan bahwa partainya tidak ingin terlibat dalam perdebatan atau framing yang tidak relevan.

"Jadi kami tidak mau lah sibuk-sibuk masuk dalam framingnya orang ini seperti apa. Ya silakan. Kita ini berpolitik dengan keyakinan dengan ideologi dengan kerja keras bukan kerja cemas," tambahnya.

Sebelumnya, Kaesang telah meminta restu dari sang ayah, Jokowi, dan kakaknya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, terkait keputusannya untuk bergabung dengan PSI. Meskipun keduanya sibuk, Kaesang tetap mencari waktu untuk menyampaikan keinginannya dan meminta restu. Bagi Kaesang, yang paling penting saat ini adalah dukungan penuh yang diberikan oleh sang istri, Erina Gudono.

Kaesang Pangarep bergabung dengan PSI menjadi salah satu perbincangan politik terkini dan menjadi langkah awalnya dalam dunia politik Indonesia.

Load More