Gempa bumi terjadi di wilayah Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Getaran gempa juga menggoyang sampai di Ibu Kota DKI Jakarta dan sekitarnya.
Bencana alam tersebut menewaskan ratusan korban di pusat gempa. Hal ini tentu jadi duka mendalam bagi Indonesia.
Namun, di tengah duka tersebut beredar video yang memperlihatkan momen Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Rapat itu berlangsung di Jakarta tepat di hari kejadian.
Yang mencuri perhatian dari video adalah momen di mana Ketua Komisi V DPR Robert Rouw, cengengesan saat gempa terjadi.
"Ini BMKG bikin gempa ini," tuturnya pada video.
Anggota DPR tersebut tak henti tertawa, disaat yang lain terdengar kepanikan.
Terlepas dari duka di Cianjur, sikap anggota DPR ini dinilai tak elok dan kurang pas. Potongan video ini viral dan mendapat komentar menohok dari publik, tidak terkecuali dari Imam Islamic Center of New York, Imam Shamsi Ali.
Melalui akun Twitternya @ShamsiAli2, Imam mengingatkan anggota DPR tersebut agar tidak menjadikan bencana sebagai bahan tertawaan. Dia menilai sikap Robert Rouw menunjukan sosok yang angkuh.
"Anggota DPR yang tidak sensitif dan nampak angkuh. Merasakan gempa malah ketawa terkekeh dan memandang enteng," cuitnya dikutip pada Selasa, (22/11/2022).
Sebaiknya, lanjut Imam, disaat terjadi bencana alam, sebagai manusia memohon perlindungan kepada Tuhan Maha Pencipta.
"Harusnya beristighfar memohon perlindungan kepada Allah SWT," tuturnya.
Basarnas Konfirmasi 162 Orang Tewas Akibat Gempa Cianjur
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengkonfirmasi korban tewas terkini akibat gempa Cianjur mencapai 162 orang. Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dalam konferensi pers di kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2022) pagi.
"Data korban dan material sampai dengan tanggal 21 November, pukul 20.00 WIB, laporan pada pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur yang tercatat meninggal 162 orang," ujar Henri.
Berita Terkait
-
Gempa Cianjur Jadi Bahan Tertawaan Anggota DPR RI, Netizen Emosi: Orang Tidak Punya Kapasitas!
-
Sosok Roberth Rouw, Anggota DPR yang Tertawakan Gempa Cianjur di Hadapan Kepala BMKG
-
Alhamdulillah, Adik Dinar Candy Ditemukan Selamat Pasca Hilang Saat Gempa Bumi Cianjur
-
Ikut saat Pemakaman Anak Korban Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Allah Sudah Memanggil Almarhumah
-
Jokowi Bakal Tinjau Cianjur Pascagempa, KSAD Pastikan Keamanan Jalur yang Bakal Dilalui Presiden
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi