/
Senin, 28 November 2022 | 09:53 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani, ((Twitter/ @benny_rhamdani_).)

Video viral yang memperlihatkan momen Benny Ramdhani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengajak tempur mereka yang berseberangan dengan Presiden Jokowi, jadi perbincangan hangat publik. 

Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis turut merespon pernyataan Benny tersebut.

Dia menilai bahwa, ajakan tempur yang diungkap Benny 'Kita gemes pak ingin melawan mereka kalau mau tempur di lapangan kita lebih banyak' di hadapan Jokowi bermakna multi tafsir.

"Maksudnya tempur apa ya? Ngajak perang gitu? Gimana ini?," cuit Hasbil dalam Twitternya @Hasbil_Lbs dikutip pada Senin, (28/11/2022).

Pada video yang beredar, Benny menyampaikan pendapatnya di hadapan Presiden Jokowi di sela acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Sabtu kemarin (26/11/2022).

Benny mengatakan bahwa pihak-pihak yang berseberangan harus patuh dengan pemerintah karena 2 kali pilpres sebelumnya dimenangkan oleh kubu Jokowi.

"Pak kita ini pemenang pilpres, kita ini besar. Tapi serangan lawan ini masih terus. Sarannya adalah amplifikasi program program dan keberhasilan bapak melalui kemenko," kata Benny dikutip pada Senin, (28/11/2022).

Pria yang menjabat sebagai Waketum OKK DPP Partai Nahura tersebut bilang, para relawan sudah sangat gemas dengan perlakukan mereka yang berseberangan dengan pemerintah.  
Mereka telah mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut bahkan penyebaran kebencian.

Mengenai hal tersebut, relawan pro Jokowi siap memerangi kubu yang berseberangan. Bila perlu tempur di lapangan.

Baca Juga: 8 Stadion di Qatar Tempat Diselenggarakannya Piala Dunia 2022, Sudah Tahu?

"Kita gemes pak ingin melawan mereka kalau mau tempur lapangan kita lebih banyak," ucap Benny.

Namun, jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mengindahkan saran relawan, maka jalan yang harus ditempuh adalah penegakan hukum yang harus ditata oleh pemerintah.

"Semua bisa dijerat dengan hukum. Nah penegakan hukum ini yang harus dilakukan. Karena jika tidak, kami hilang kesabaran ya sudah kita yang melawan mereka di lapangan," ujarnya.

Presiden Jokowi yang ada di hadapannya langsung menanggapi saran Benny Ramdhani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tersebut.

"Baik dikencengin," jawab Jokowi singkat.

Load More