Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baprekraf) bekerjasama dengan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura dalam upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) pariwisata unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani dengan Rektor UNIBA Madura Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, dan disaksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
"Hari ini kita menandatangani MoU antara UNIBA Madura dengan Kemenparekraf, dalam rangka pengembangan SDM pariwisata. Seperti kita ketahui Sumenep dan Kepulauan Madura memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang luar biasa. Oleh karena itu, kita perlu persiapkan SDM-nya," kata Menparekraf, di UNIBA Madura, Sumenep, Selasa (24/5/2022).
Sandiaga berharap kerjasama ini menjadi langkah baik sekaligus awal kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Sumenep dan juga Pulau Madura secara keseluruhan.
Terpilihnya UNIBA Madura sebagai mitra strategis Kemenparekraf dalam pengembangan SDM parekraf, lantaran memiliki etos kerja yang serupa dengan Kemenparekraf. Pertama 'gercep' gerak cepat, dikatakan Menparekraf pihak UNIBA Madura yang lebih dahulu mengajukan penawaran kerja sama.
Turut hadir Wakil Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary, Indra Hernandi; Sekretaris Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary, Agus Suryawan; Bendahara Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary, As'adi Khas; Wakil Rektor UNIBA Madura, Budyi Suswanto; Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNIBA Madura, Sabarudin Akhmad; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIBA Madura, Raden Khaeru Ahmadi; beserta seluruh dosen dan mahasiswa/i UNIBA Madura.
Berita Terkait
-
Indonesia Serius Garap Pariwisata Hijau, Kunci di Kualitas SDM
-
Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan
-
Canva Gandeng Kemenparekraf : Gebrakan Baru Dongkrak Ekonomi Kreatif Indonesia!
-
Soal Anggaran Kementerian, Sandiaga Uno Blak-blakan ke Pandji Pragiwaksono
-
Kemenparekraf, Tiktok Shop dan Tokped Resmi Luncurkan Creators Lab x Gen Matic
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah