Suara.com - Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI (Kemenekraf/Barekraf RI) secara resmi meluncurkan program 'Creators Lab x Gen Matic' di Yogyakarta pada 22 Mei 2025.
Inisiatif kolaboratif ini bertujuan untuk melatih ratusan 'Generasi Muda Melek Teknologi' (Gen Matic) menjadi kreator profesional terpercaya, yang akan menjadi garda terdepan dalam mendukung kampanye #BelanjaAman di TikTok Shop. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif nasional, dimulai dari daerah.
Mendorong Kewirausahaan Digital dan Ekonomi Kreatif
Vonny Ernita Susamto, Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, menjelaskan bahwa kolaborasi ini didasari oleh kesamaan semangat untuk mencetak generasi muda yang berdaya di era digital. "Melalui Creators Lab, kami melatih peserta Gen Matic memahami prinsip afiliasi dan personal branding, cara membuat konten video, hingga mendukung #BelanjaAman di TikTok Shop," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa generasi muda dengan keberanian, inovasi, dan adaptasi teknologi mereka, diharapkan menjadi motor penggerak utama ekonomi kreatif. Sebagai perusahaan teknologi global, Tokopedia dan TikTok Shop berkomitmen memupuk jiwa kewirausahaan generasi muda Indonesia, terutama yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi, seperti content creator.
Di sisi lain, Kemenekraf melalui subsektor konten digital, berupaya keras meningkatkan keterampilan tenaga kerja muda dalam industri ekonomi kreatif. Program ini dirancang selaras dengan Asta Cita Ketiga Presiden Prabowo, yaitu mengembangkan industri kreatif, dan Asta Cita Kedua, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi digital sebagai prioritas utama.
Harapannya, program ini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Mencetak Kebanggaan Nasional dan Dukungan #BelanjaAman
Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, menyampaikan harapannya. Ia berharap di era digital ini, kolaborasi antara Creators Lab dari Tokopedia dan TikTok Shop dengan Gen Matic dapat menciptakan lapangan kerja baru berkualitas bagi generasi muda.
Baca Juga: Cara Cepat Download Video TikTok Tanpa Watermark
"Kontribusi e-commerce terhadap ekonomi kreatif diharapkan lebih inklusif, berdaya saing, dan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, kreator pengembang kekayaan intelektual yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi kebanggaan nasional yang unggul dan memiliki daya saing di tingkat global,” tutur Teuku. Program ini direncanakan akan berlanjut ke berbagai wilayah lain di Indonesia dan menargetkan total 1.000 peserta.
Melalui Creators Lab, Tokopedia dan TikTok Shop membekali peserta Gen Matic dengan kemampuan untuk merekomendasikan produk atau penjual tepercaya, kunci utama dalam mendukung kampanye #BelanjaAman di TikTok Shop. Ini mencakup cara merekomendasikan produk dari penjual berstatus ‘Power Shop’ atau ‘Mall’, mempelajari ulasan dari pembeli untuk memastikan kualitas produk, hingga mengecek izin yang relevan terutama untuk produk seperti obat atau makanan. Rekomendasi yang tepat sangat krusial untuk membangun kredibilitas kreator.
Tokopedia dan TikTok Shop juga akan terus memantau perkembangan peserta 'Creators Lab x Gen Matic' selama tiga bulan pasca pelatihan. Mereka akan membantu peserta berkolaborasi dengan penjual di Beli Lokal, etalase khusus produk lokal di Tokopedia dan TikTok Shop.
Sinergi ini dirancang untuk memberikan keuntungan bagi semua pihak: kreator memperoleh penghasilan dari komisi, penjual berpotensi meningkatkan penjualan, dan pembeli mendapatkan rekomendasi produk atau penjual tepercaya, khususnya UMKM lokal.
Nabnab Rahmadani, salah satu peserta dari Gen Matic, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami berterima kasih kepada Tokopedia, TikTok Shop, dan Kemenekraf RI karena telah memberikan edukasi yang sangat bermanfaat untuk kreator pemula seperti kami. Berkat program ini, kami jadi tahu cara memonetisasi konten video sekaligus membantu memasarkan produk dari brand lokal, bahkan cara memilih produk atau penjual terpercaya untuk direkomendasikan agar meningkatkan kredibilitas kami sebagai kreator.”
Berita Terkait
-
10 Akun TikTok Pemilik Followers Terbanyak di Dunia, Ada Will Smith
-
Auto Viral! Jurus Ampuh Banjir Followers TikTok Tanpa Keluar Duit
-
Sosok Valeria Marquez, Influencer Asal Meksiko yang Ditembak saat Live TikTok
-
Rekomendasi Produk Skincare Kekinian Terbaik yang Kerap Viral di TikTok
-
Cara Dapat Uang dari TikTok Lite: 5 Tips Ampuh dan Terbukti Datangkan Cuan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja