Metro, Suara.com- Partisipasi warga dari berbagai kalangan untuk menambah koleksi di Rumah Informasi Sejarah Metro terus bermunculan.Kali ini Sekretaris Daerah Kota Metro Bangkit Harto Utomo yang menyerahkan sepeda onthelnya untuk menambah koleksi RIS Metro.
Bangkit mengatakan bahwa hibah sepeda ontel yang ada di rumah dinas Sekda ini sendiri berangkat dari kecintaannya kepada sejarah Kota Metro dan keinginan berpartisipasi untuk juga membesarkan cagar budaya di Metro khususnya di RIS.
"Saya serahkan sepeda onthel the mister yang saya miliki dengan harapan dapat menambah koleksi RIS dokterswoning dan dapat dipelihara dengan baik sehingga bisa dinikmati oleh para pengunjung yang datang,"ungkapnya.
Sementara itu pegiat onthel di Metro Tutut Zatmiko mengatakan bahwa sepeda onthel sendiri akrab bagi Warga Metro sejak era kolonisasi.
“Di Lampung sendiri tak terkecuali Metro sebagai salah satu daerah tujuan kolonisasi Belanda tentu memiliki sejarah sendiri tentang perkembangan sepeda onthel,”jelasnya.
Tutut menambahkan sepeda onthel merek The Mister banyak masuk Indonesia tahun 1960an, sebagai bagian dari rampasan Perang Jepang untuk membantu penanggulangan wabah malaria dan kolera pada dekadetersebut.
“Sepeda merek The Mister juga banyak digunakan sebagai kendaraan dinas bidan kesehatan atau mantri kesehatan kala itu ,”jelasnya
Dari catatan sejarah sepeda The Mister dibuat oleh The Miyata Work Co di Tokio, Jepang. Miyata didirikan oleh Eisuke Miyata, seorang mantan narapidana yang dipekerjakan oleh keluarga (clan) Hitachi Kuni Kasama. Sepeda Miyata pertama kali dibuat di Miyata Gun Factory pada tahun 1892. Merek sepeda The Mister ini sendiri merupakan merek dagang yang dipasarkan oleh pabrik Miyata untuk pasar Asia, sedangkan di negeri Belanda dan Amerika Serikat dipasarkan dengan nama Koga Miyata.
Terpisah, Kasie Cagar Budaya dan Museum Disdikbud Metro Heri Widarto mengapresiasi partisipasi Sekda Kota Metro yang telah ikut menambah koleksi RIS.
"Alhamdulillah,kami bersyukur Pa Sekda juga telah mempercayakan koleksinya untuk diletakan di RIS Metro dan harapannya akan semakin banyak lagi warga yang ikut berpartisipasi,"ujarnya.
Beberapa waktu yang lalu BNI Metro juga ikut berpartisipasi mempercantik Rumah Informasi Sejarah Metro dengan booth anjungan dan galeri uang kuno.Heri berharap kedepan partisipasi berbagai kalangan dalam pengembangan cagar budaya akan semakin luas.
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Park Eun Bin Pertimbangkan Peran Antagonis di Drama Saeguk The Wicked Queen
-
5 Fakta Gila Bugatti Factor One, Sepeda Sultan yang Harganya Setara Veloz Hybrid
-
Jadi Magnet Baru! Kenapa Kapibara Bikin Bali Zoo Diserbu Wisatawan Saat Lebaran?
-
Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat
-
iPhone Air Melejit! Penjualan Hampir 2x iPhone 16 Plus
-
Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas