Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sukses menggelar Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional pada 29 Juni hingga 3 Jui 2022 diInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan menghadirkan tim yang telah lulus tahap 1 dan 2 tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah masing-masing.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemendikbudristek, Kiki Yulianti mengapresiasi atas terselenggaranya KRI tahun 2022. “Kontes robot tahun ini adalah kontes robot yang dilaksanakan pertama secara luring setelah pandemi Covid-19, suasana yang berbeda, rasanya beda, segala sesuatunya berbeda tapi yang pasti semangatnya luar biasa,” urai Kiki, Rabu (3/7).
Lebih lanjut, Pelaksana tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional (Plt. Kapuspresnas), Asep Sukmayadi mengatakan kontes robot ini dinantikan kehadirannya oleh seluruh peserta. Mengingat, pada tahun sebelumnya, pelaksanaan KRI dilaksanakan secara daring akibat pandemi Covid-19.
“Kita melihat bahwa pertemuan secara langsung, bagaimanapun itu lebih bermakna. Karena kita berkewajiban untuk menfasilitasi mahasiwa untuk bertatap langsung tidak bisa selamanya secara on screen. Bahkan saat tim menyentuh semua komponen robot yang mereka kembangkan menjadi cerminan semangat mereka dalam menuangkan ide (berkarya),” tutur Asep.
Plt. Kapuspresnas juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengembangkan metode hibrida dalam pelaksanaan kompetisi di masa mendatang. Di mana untuk tahap seleksi dilaksanakan secara daring sementara untuk kompetisi tingkat nasional dilaksanakan secara tatap muka. “Karena mahasiswa adalah bagian dari bangsa yang perlu dipertemukan melalui karya-karya hebat mereka,” pungkasnya.
Kegiatan KRI tahun 2022 dilaksanakan sebanyak enam divisi. Divisi yang dilombakan adalah Divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Divisi Kontes SAR Indonesia (KRSRI), Divisi Kontes Robot Tematik (KRTMI), Divisi Kontes Seni Tari Indonesia (KRSTI), Divisi Kontes Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI-Beroda), dan Divisi Kontes Robot Sepak Bola Humanoid (KRSBI-Humanoid).
Adapun pemenang untuk divisi KRAI adalah tim RIDER dari ITS sebagai juara pertama, tim Garudago dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai juara kedua, tim EIRA dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sebagai juara ketiga, dan tim ABUROBONEMA dari Politeknik Negeri Malang sebagai juara harapan. Di samping itu, ada tim EIRA yang menjadi juara untuk desain terbaik dan tim RIDER sebagai strategi terbaik.
Sementara untuk divisi KRSRI, juara pertama diraih oleh tim EILERO dari PENS, juara kedua diraih oleh tim DOME dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), juara ketiga diraih oleh tim ABINARA-1 dari ITS, dan juara harapan diraih oleh tim Gareng Punk dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sedangkan pemenang desain terbaik diraih oleh tim DEWAYANI dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan strategi terbaik diraih oleh tim EILERO.
Kemudian untuk divisi KRTMI, juara pertama diraih oleh tim RIVAL dari ITS, juara kedua diraih oleh tim RR EL GANADOR dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), juara ketiga diraih oleh tim Genesis dari ITB, dan juara harapan diraih oleh tim ROBOTAN 1.0 dari Universitas Jember (UNEJ). Adapun pemenang desain terbaik diraih oleh tim RIVAL dan strategi terbaik diraih oleh tim ROBOTAN 1.0.
Sementara pada divisi KRSTI, juara pertama diraih oleh Alfan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), juara kedua diraih oleh tim ERISA dari PENS, juara ketiga diraih oleh tim Lanange Jagad dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan juara harapan diraih oleh tim ROSEMERY dari UNY. Untuk desain dan artistik terbaik diraih oleh Alfan.
Selanjutnya, untuk divisi KRSBI-Beroda, juara pertama diraih oleh tim IRIS dari ITS, juara kedua diriah oleh tim ERSOW dari PENS, juara ketiga diraih oleh tim USEROS dari Universitas Semarang (USM), dan juara harapan diraih oleh tim Enspartan dari Universitas Brawijaya (UB). Untuk desain terbaik diraih oleh tim ERSOW dan strategi terbaik diraih oleh tim IRIS.
Baca Juga: Atlaz Tawarkan Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Paling Efektif
Pada Divisi KRSBI-Humanoid, juara pertama diraih oleh tim ICHIRO dari PENS, juara kedua diraih oleh tim Barelang FC dari Politeknik Negeri Batam, juara ketiga diraih oleh tim EROS dari PENS, dan juara harapan diraih oleh tim GANDAMANA dari Unesa. Pemenang untuk desain terbaik diraih oleh tim EROS dan strategi terbaik diraih oleh tim ICHIRO.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit
-
Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu
-
Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%
-
Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel
-
IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat
-
Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta
-
30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA
-
Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi
-
Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran
-
Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula