Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi 15 peserta Indonesia yang meraih penghargaan di ajang olimpiade seni tingkat dunia atau World Championship of Performing Arts (WCOPA) dengan perolehan 15 emas, 20 perak, 7 perunggu, 13 overall winner, dan 11 medali semifinal.
Sandiaga dalam "Weekly Press Briefing", di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (15/8/2022) mengatakan kompetisi yang digelar mulai 21-30 Juli 2022 ini diikuti oleh lebih dari 30 negara termasuk tim Indonesia, yang menyertakan sebanyak 15 peserta termasuk Arsy Hermansyah, anak pasangan Anang Hermansyah dan Ashanty sebagai peserta termuda di kategori vocal. Arsy sukses menyumbang medali dan penghargaan terbanyak pada kejuaraan tersebut.
"Ini saya super bangga karena tim Indonesia di WCOPA 2022 ini menunjukkan prestasi yang luar biasa. Atas nama pemerintah khususnya Kemenparekraf saya ucapkan selamat, beribu terima kasih kepada 15 peserta yang sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia di WCOPA 2022," kata Menparekraf Sandiaga.
Sandiaga mengatakan prestasi yang diraih putra-putri Indonesia ini menunjukkan bahwa banyak generasi muda dengan bakat cemerlang yang mampu membawa dan memperkenalkan industri kreatif Indonesia, terutama di bidang seni panggung dan peran ke dunia internasional.
"Tentunya kita berharap melalui generasi muda ini, industri kreatif Indonesia semakin berkembang dan mendapatkan dukungan baik dari pemerintah maupun swasta," kata Sandiaga.
National Director WCOPA 2022, Feibe Pusung, mengatakan pihaknya akan terus berjuang untuk memperlihatkan talenta muda Indonesia yang berpotensi di bidang seni panggung dan peran di kancah internasional.
"Olimpiade itu bukan hanya ada olahraga, tapi juga ada olimpiade seni pertunjukan yaitu WCOPA yang diadakan di Amerika. Dan kami ingin perjuangan kami sejak tahun 2015 sampai 2022 dilihat hasilnya, kami ingin sekali memperlihatkan banyak sekali talenta dan potensi Indonesia di bidang performing art," kata Feibe.
Sementara, perwakilan orang tua peserta WCOPA 2022, Anang Hermansyah, berharap semakin besarnya dukungan pemerintah Indonesia bagi generasi muda untuk bisa menunjukkan bakatnya di kancah internasional.
"Pastinya pada hari ini kita bangga semua, tim yang berangkat bisa diterima oleh pemerintah, ini apresiasi yang diharapkan, ini sudah dibuktikan lagi bahwa talenta Indonesia ini tarafnya sudah internasional. Dan harapannya lintas kementerian dapat support yang lebih jauh untuk hal-hal seperti ini,” kata Anang.
Baca Juga: Indonesia Retail Summit 2022 Upaya Dongkrak Daya Beli Masyarakat dan Pulihkan Ekonomi
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo