Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J sudah menuju babak akhir. Tiga terdakwa yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf sudah dijatuhi tuntutan yang terus menjadi buah bibir.
Misalnya saja Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup. Tuntutan ini menimbulkan ketidakpuasan dari banyak pihak, termasuk keluarga korban Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Apalagi karena menurut pengacara keluarga Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, pembunuhan anak kliennya sudah direncanakan sejak Juni 2022. Lalu peristiwa 8 Juli 2022 adalah simulasi pertama dari percobaan pembunuhan Yosua.
Hal ini seperti disampaikan Kamaruddin di program Obrolan Malam di kanal YouTube BeritaSatu.
"Biasanya kalau tidak ada hal yang meringankan di dalam pertimbangan jaksa, biasanya hukumannya maksimal, yaitu hukuman mati," ungkap Kamaruddin, dikutip pada Rabu (18/1/2023).
Kamaruddin lantas beralih menyoroti kualitas kejahatan sang mantan Kadiv Propam Polri. "Begitu luar biasa, yaitu sudah merancang kejahatan sejak bulan Juni 2022," tutur Kamaruddin.
"Kemudian mereka mengirim istri dan Yosua ke Magelang, lalu mereka melakukan dugaan simulasi pembunuhan satu minggu pertama itu," sambung Kamaruddin.
Kamaruddin mendasarkan pernyataannya terhadap beberapa analisis yang, menurutnya, dapat dilihat bila penyidik berkenan memeriksa CCTV lain dari lingkup tetangga rumah.
"Bagaimana peran dari seseorang membunyikan petasan supaya antara bunyi pistol dengan petasan itu saru. Bagaimana peran seseorang yang dirancang cuti untuk mengamankan situasi Duren Tiga dengan berdagang siomai," jelas Kamaruddin.
Baca Juga: Pesan Surya Paloh Saat Pertemuan NasDem: Jangan Paksakan Cari Dwitunggal Koalisi Perubahan
"Bagaimana si Kodir memandu antara bunyi petasan di taman dengan memberi kode ke dalam untuk menembak, jadi petasan dulu bunyi baru tembakan di dalam. Bagaimana si Romer dan si Daden menjaga di luar, apakah aman atau tidak," lanjutnya.
Kamaruddin menilai banyak kejanggalan dalam penyelesaian kasus pembunuhan berencana ini, termasuk belum semua pelaku dijadikan terdakwa.
"Selain tidak terjerat dengan hukuman maksimum, tetapi para pelaku ini belum semua dijerat dengan Pasal 340 maupun 338. Karena penyidik dan jaksa tidak maksimum kerjanya, karena Ferdy Sambo ini kan The Godfather," terang Kamaruddin.
"Dia mengelola kue atau uang yang sangat besar, Rp155 triliun, dugaan dari judi online, belum lagi dari narkotika atau narkoba, belum lagi dari prostitusi dan sebagainya, dan itu mengalir sampai jauh," sambungnya.
Kamaruddin menyayangkan hal-hal mencurigakan itu tidak digali lebih lanjut di persidangan. Justru dugaan perselingkuhan Putri Candrawathi dan Yosua lah yang kemudian disimpulkan JPU di persidangan hari Senin (16/1/2023).
Berita Terkait
-
Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup, Berapa Lama Ferdy Sambo Bakal Jalani Hukuman?
-
Jaksa: Tidak Ada Hal Meringankan Hukuman Ferdy Sambo, Terbukti Melakukan Pembunuhan Berencana
-
Sering Disalahartikan, Ini Maksud Tuntutan Penjara Seumur Hidup yang Diberikan ke Ferdy Sambo
-
'Dalilnya dari Mana?' Irma Hutabarat Pertanyakan Simpulan Jaksa Soal Perselingkuhan Brigadir J dan Putri Candrawathi
-
'Agar Korban Mudah Dieksekusi' Jaksa Ungkap Alasan Ferdy Sambo Ambil Senjata Milik Brigadir Yosua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Iran dan Mesir Lawan Agenda LGBTQ di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Bilang Begini
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam
-
Saat Jam Tidur Dilonggarkan: Nostalgia Masa Kecil Menonton Piala Dunia dengan Keluarga
-
Intip Jajaran Direksi RANS Entertainment yang Segera IPO, Ini Jabatan Nagita Slavina
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
-
Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin