Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming, baru-baru ini mendapat laporan berisi keluhan jalan rusak di Pemalang dari warganet.
Putra sulung Presiden Jokowi itu diketahui memang sering mendapatkan laporan dari luar daerah wewenangnya. Meski begitu, Gibran tetap menanggapi laporan tersebut dengan meminta warganet untuk melapor secara langsung ke pejabat setempat.
Dicuitkan oleh akun Twitter @akbarrmuchtarom pada 17 Januari 2023, pemilik akun tersebut mengeluh kepada Gibran tentang jalan di Pemalang yang rusak parah dan tidak ada perubahan sejak dulu.
Tak hanya itu, warganet tersebut pun meminta Gibran untuk menyalonkan diri menjadi Wali Kota Pemalang yang baru jika masa jabatannya selesai di Solo.
"Mas, kabupaten pemalang dari aku kecil nggak ada perubahan. Jalan tetap hancur, walaupun jalan kota tapi hancur. Tolong habis jadi Wali Kota Solo nyalon di Pemalang," tulis pemilik akun.
Cuitan tersebut dikutip oleh Gibran. Seperti biasa, ayah dari Jan Ethes itu menjawabnya dengan santai.
"Monggo silahkan dilaporkan ke dinas terkait atau pimpinan daerah terkait," balas Gibran melalui akun Twitter miliknya @gibran_tweet.
Tampaknya, ada warganet lain asal Pemalang yang setuju dengan gagasan pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Pemalang.
"Yo mas, nyalon di Pemalang aja lah. Soalnya jalannya ancur-ancuran nggak keurus mas," tambah pemilik akun @Arebbe_Hyde pada 19 Januari 2023.
Baca Juga: Skandal Korupsi FIFA Dibuka! Kasus Suap Hak Siar ke Pejabat Sepak Bola Amerika Selatan
Tweet itu kembali mendapat tanggapan langsung dari Gibran. Kali ini, lelaki yang akrab disapa mas wali oleh warganet di media sosial tersebut menolak dengan tegas.
"Gak!" balas Gibran.
Tanggapan Gibran itu pun menarik atensi warganet. Beberapa warganet memuji sikap tegas Gibran yang dinilai mengetahui tanggung jawabnya saat ini sebagai Wali Kota Surakarta.
Cuitan yang telah disukai sebanyak lebih dari 209 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.
"Mantap mas wali, tanggung jawab utama njenengan adalah di Surakarta. Perkara lainnya nggak usah dipikir dulu. Mereka-mereka ini sebenarnya pengen sekaligus iri karena kepemimpinan njenengan cen wangun! Saya aja nyesel dulu cuma sebentar jadi warga Surakarta," tulis akun @soccatton
"Pemalang kan kota ikhlas. Ya kudu ikhlas kalau jalannya hancur," komentar @IEIP3
"Jadi Gubernur Jateng aja mas," tambah @dhancoeg
"Kok kasian temen dari Pemalang kayaknya. Sebetulnya banyak yang iri sama Solo lho. Aku sih berharap kemarin yang Walkot Bogor ke Surakarta bisa studi banding dan bisa niru yang bagus-bagus dari Solo," timpal @fendrianti
"Duh rebutan pak wali," cuit @Riyaa____
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus