Kuasa hukum Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkap peran tukang siomay dan tukang petasan dalam kasus Ferdy Sambo.
Kamaruddin menyatakan bila ada beberapa hal yang tidak terungkap dalam persidangan. Salah satunya adalah peran tukang siomay.
“Peran tukang siomay yang mondar mandir di depan rumah pada saat pembunuhan itu tidak terungkap dalam persidangan, untuk mengontrol situasi ” kata Kamaruddin, dalam perbincangannya di YouTube Uya Kuya TV, Jumat (20/1/2023).
Kamaruddin Simanjuntak bahkan mengklaim bila dirinya memiliki video tersebut.
“Saya dapat videonya, ada yang kirim intel saya,” ungkap pengacara Brigadir J.
Tidak hanya tukang siomay, dikatakan pria asal Sumatera ini ada juga peran tukang petasan yang tidak terungkap di persidangan.
“Peran dari tukang petasan atau yang membunyikan petasan saat penembakan itu juga tidak terungkap dalam persidangan,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.
Menurutnya, suara petasan yang dibunyikan itu untuk menyamarkan suara tembakan di dalam rumah Duren Tiga.
“Jadi mengapa masyarakat sekitar mendengar petasan bukan tembakan, karena dibunyikan dulu petasan baru yang dipintu beri kode ke dalam,” lanjutnya.
Baca Juga: Sidang Obstruction of Justice, Eks Wakapolri Oegroseno jadi Saksi Meringankan Eks Anak Buah Sambo
“Jadi bunyi petasan di luar ini membuat saru apakah ini hanya suara petasan atau tembakan, karena ini mendekati Idul Adha,” tutup Kamaruddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Detik-Detik Horor Terekam CCTV: Angkot "Nyalip" Lindas Pengendara Motor di Cireunghas Sukabumi
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi
-
Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan