Beredar kabar mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah paksa ruang milik Ibu Mega.
Dalam kabar ini disebutkan jika alasan penggeledahan tesebut karena ada kader PDI Perjuangan yang teciduk melakukan korupsi.
Informasi mengenai penggeledahan ruang milik Ibu Mega ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Jumat (20/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"PDIP SARANG KORUPTOR KIAMAT - KPK GELEDAH PAKSA RUANGAN IBU MEGA !! - AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. KADER PDIP KEMBALI KORUPSI. KINI KPK GELEDAH RUANGAN IBU MEGA."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto beberapa anggota dari lembaga rasuah sedang menggeledah sebuah ruangan diduga milik Ibu Mega tersebut. Tampak pula foto kader PDI Perjuangan.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: 5 Minuman Alkohol Asal Korea Selatan yang Paling Populer, Berani Coba?
Berdasarkan penelusuran, klaim KPK menggeledah paksa ruang milik Ibu Mega adalah benar. Namun, Ibu Mega yang diklaim tidaklah merujuk kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, melainkan Cinta Mega yang merupakan salah satu anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan.
Dalam video ini juga berisi beberapa potongan video lawas yang berbeda-beda dan tidak saling berkaitan. Salah satunya video pernyataan Rocky Gerung saat berada di program Indonesia Lawyers Club.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul Ruang Kerja Anggota F-PDIP DPRD DKI Cinta Mega Turut Digeledah KPK yang diunggah media detiknews pada Rabu (18/1/2023).
Dari artikel tersebut didapatkan informasi bahwa ruang yang digeledah oleh KPK merupakan miliki Cinta Mega yang tak lain merupakan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar KPK menggeledah paksa ruang milik Ibu Mega alias Cinta Mega adalah benar.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kantor Gibran Digeledah KPK Akibat Korupsi Bansos, Benarkah?
-
Rekam Jejak Karier OC Kaligis, Kini Ditunjuk Jadi Kuasa Hukum Lukas Enembe
-
CEK FAKTA: Gibran Mau Dihukum Mati Akibat Korupsi Bansos, Benarkah?
-
Nikita Mirzani Bikin Sayembara Berhadiah Rp 17,5 Juta, Lacak Keberadaan Dito Mahendra
-
'Saya Lebih dari Megawati' Cerita Habibie Sewot Tak Identik Sebagai Orang Jawa Padahal..
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai