/
Kamis, 26 Januari 2023 | 15:19 WIB
Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. ((Instagram Gibran_selvi))

Pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan tidak ada yang salah dengan orang yang terjun ke dunia politik.

Akan tetapi, hingga saat ini dia menyebut bahwa kata 'dinasti' sendiri memiliki makna negatif.

“Tentu pengertian dinasti itu mengingatkan pada sistem kerajaan di masa lalu untuk yang orang memperoleh kekuasaan karena fatwa dari langit dan karena jenis darah yang sama warnanya yaitu darah biru,” ungkapnya seperti dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official yang dilansir Kamis (26/1/23).

Dalam hal ini, Rocky membahas mengenai putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang menjadi Wali Kota Solo. Lalu menantu Jokowi, Bobby Nasutio yang menjadi Wali Kota Medan.

Kini, putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, yang menyatakan akan terjun ke dunia politik.

Rocky mewanti-wanti adanya kemungkinan dinasti yang akan dibangun oleh Jokowi merupakan dinasti feodal.

“Pendidikan politik di dalam keluarga itu yang menyebabkan dinasti publik modern. Indonesia bukan sistem kerajaan, India juga bukan kerajaan, Amerika bukan kerajaan tetapi mereka tetap punya dinasti,” kata dia.

“Gibran dan Kaesang tentu belajar dari ayahnya itu, tetapi kalau Gibran dan Kaesang misalnya setuju dengan Presiden Threshold (PT) 20% karena ayahnya mungkin akan punya partai yang bisa menang menggunakan 20% maka itu dinasti yang feodal,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Rocky berharap bahwa kedua putra Jokowi bisa menjadi pemimpin yang mendukung Presiden Threshold (PT) 0%.

Baca Juga: Sholawat Jibril Lirik dan Artinya, Amalan Mustajab Bacalah Rutin

Hal itu dikarenakan supaya semua orang bisa berpartisipasi dalam demokrasi dan tidak ada lagi istilah 'bagi-bagi kue' dalam pemerintahan.

“Dan ketidakwajaran itu terjadi kalau anak dari si politisi itu nebeng pada kekuasaan ibunya atau bapaknya sementara ibunya dan bapaknya juga protektif terhadap dia,” tutupnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More