/
Kamis, 26 Januari 2023 | 19:49 WIB
Tio Pakusadewo. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Tio Pakusadewo sudah beberapa kali masuk penjara akibat penyalahgunaan narkoba. Banyak pengalaman luar biasa terjadi, yang kini diceritakannya dengan santai di podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier.

Salah satu yang sangat berapi-api diceritakannya adalah ketika harus masuk ke dalam sel tikus. Bukan sekadar istilah, rupanya memang benar-benar ada sel di dalam penjara yang serupa kandang tikus lantaran begitu tak layak huni.

"Kan saya sel tikus yang pertama, nama harum tuh kalau di penjara. Karena sudah dipenjara juga dapat predikat R, residivis," tutur Tio, dikutip pada Kamis (26/1/2023).

"Begitu yang kedua, saya masuk di penampungan, itu orang-orang lama yang ada di sana sudah angkat tangan. Jadi gue diperlakukan udah kayak little king," lanjutnya.

Tio awalnya menyebut dimasukkan ke sel tikus karena melakukan pelanggaran. Namun faktanya, Tio rupanya dijebloskan ke sana karena enggan ditindas di dalam penjara.

"Gue juga menolak untuk ditindas sih," ujar Tio. "Gue masuk sel tikus juga gara-gara menolak untuk ditindas kan."

"(Ditindas oleh) Kekuasaan yang berlaku. Ada oknumnya. (Yang diminta) bisa duit, bisa connection," tambahnya.

Pengalaman masuk sel tikus selama 10 hari itu benar-benar tidak bisa Tio. Pasalnya, menurut Tio, seseorang mungkin bisa kehilangan kewarasan jika lama berada di sana.

"Masuk sel tikus 10 hari. Hitung waktunya cuma dengan azan. Di situ kita nggak bisa lihat apa-apa lah, gelap semua," kata Tio.

Baca Juga: Duh! Seorang Ayah Hamili Anak Kandung di Pemalang, Terungkap saat Korban Melahirkan di Kamar Mandi

"Lebarnya 1,5 meter, panjangnya sekitar 3 meter. Begitu masuk di ujung ruangan itu ada tempat BAB dan air kecil gitulah dan dibatasi sama tembok setengah meter. Di situ ada dipan dari semen. Bertujuh waktu itu," imbuhnya.

Tentu bisa dibayangkan seberapa berat penderitaan narapidana yang dimasukkan ke sel tikus. Bahkan Tio mengaku harus tidur berdiri di hari pertamanya.

"Malam pertama itu gue tidurnya berdiri karena nggak muat. Terus supaya nggak jatuh, di situ kan banyak peralatan nggak terduga, kayak dari tali celana itu dicopot buat ikat kepala terus ditempel di teralis, jadi kalau mau jatuh ketahan sama itu," terangnya.

"Hari kedua udah nggak tahan dong, gue cari cara gimana supaya bisa baring. Nah ada yang badannya gede, dua orang, gue bisik-bisikin, 'Kita gebukin yang badannya kecil asyik nih', supaya ramai entar sipir tahu, supaya nggak terjadi keributan mereka pindah. Dan setuju, terjadilah peristiwa itu," lanjutnya.

Karena itulah, dari sekian banyak pengalamannya di dalam penjara, Tio mengaku paling tidak kuat ketika berada di dalam sel tikus. "Itu udah napas terakhir, tapi begitu hari kesepuluh, dipanggil kan, ya sudah masa berlakunya sudah selesai karena besoknya gue sidang," ucap Tio.

Bahkan untuk tetap waras selama di dalam sel tikus, Tio mengaku hanya bisa berzikir. "Salat juga nggak bisa kan, zikir aja tuh sampai ketiduran, bangun. Sama ada buku, jus amma itu, udah baca itu aja," pungkasnya.

Load More