Acara Hari Ulang Tahun atau HUT ke-50 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga ditandai dengan acara senam Indonesia Cinta Tanah Air dan penanaman pohon di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023) pagi. Salah satu sosok yang hadir adalah Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDIP.
Dikutip dari Suara.com, Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa PDIP terus melakukan peningkatan kualitas kepala daerah. Hal itu dilakukan secara periodik. Seluruh kader PDIP harus bisa mempersiapkan diri, terlebih untuk menjadi seorang calon pemimpin.
"Bagi PDIP seluruh kader itu harus mempersiapkan diri, menggembleng, harus membuat legacy ketika ditugaskan," paparnya.
Ditanya soal peluang Gibran Rakabuming Raka yang akan maju di Pemilihan Gubernur atau Pilgub sudah cocok atau tidak, Hasto Kristiyanto menyatakan hal ini akan ditentukan masyarakat sendiri.
Posisi putra pertama Presiden RI Joko Widodo ini sebagai Wali Kota Surakarta bakal dipertimbangkan untuk menentukan langkahnya ke depan, termasuk ikut serta dalam bursa Pilgub.
"Mas Gibran saat ini sebagai Wali Kota Solo, apa yang Mas Gibran lakukan, prestasi sebagai Wali Kota Solo, tentu saja menjadi bahan evaluasi dari partai di dalam menentukan tugas-tugas selanjutnya dan itulah yang dilakukan," jelas Hasto Kristiyanto.
"Yang cocok atau tidak kan rakyat, nanti ada ukurannya prestasinya bagaimana di Solo, itu yg harus dilakukan terlebih dahulu," lanjutnya.
Gibran Rakabuming Raka saat ini telah mengantongi dukungan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai gubernur di Pilkada 2024. Komentar dilayangkan usai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijamu santap malam di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Selasa (24/1/2023) oleh Mas Wali Kota Solo.
Dalam pertemuan itu, Gibran Rakabuming Raka berdiskusi dengan Prabowo Subianto secara empat mata mengenai persiapan Pilgub 2024.
Berita Terkait
-
Hasto Klaim PDIP Kerap Lahirkan Pemimpin Bukan dari Kalangan Elitis: Jokowi Kalau Tidak dari PDIP Gimana Jadi Presiden?
-
Jokowi Panggil Surya Paloh ke Istana Isyarakatkan Ada Reshuffle Kabinet? PDIP: Kita Tunggu Saja Keputusan Presiden
-
Sebut Gawat Menteri Salah Kasih Data ke Jokowi, Hasto PDIP Kembali Sentil Mentan: Ini Sisi Gelap Politik!
-
Soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun, Sekjen PDIP: Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas
-
Asal Dapat Restu Megawati, Gibran Rakabuming Ngaku Siap Maju Pilgub: Saya Tuh Nunggu Perintah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?