Beredar kabar Presiden Joko Widodo telah mencopot tiga menteri Partai NasDem dari Kabinet Indonesia Maju.
Dalam kabar ini, disebutkan pula jika Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh telah memberikan izin terkait dengan pencopotan 3 kadernya dari jabatan menteri.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube ANALISIS POLITIK pada Senin (30/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"BERITA TERKINI ~ ATAS IZIN PALOH JOKOWI LANGSUNG COPOT 3 MENTRI NASDEM.!!"
"BREAKING NEWS. ATAS IZIN SURYA PALOH PRESIDEN JOKOWI RESHUFFLE MENTRI DARI NASDEM."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat potret yang diduga merekam momen Jokowi me-reshuffle tiga menteri dari NasDem.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: 24 KK Tergusur Proyek Sodetan Kali Ciliwung Bakal Dipindah ke Rusunawa, Warga Luar DKI Dipulangkan
Berdasarkan penelusuran, klaim Jokowi mencopot tiga menteri dari NasDem adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 5 menit 5 detik ini sama sekali tidak menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Video ini justru mengulas perihal koalisi antara NasDem, PKS dan Demokrat yang tak kunjung mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang maju dalam Pilpres 2024. Hal ini ditengarai karena Demokrat dan PKS sama-sama ngotot mencalonkan ketua umumnya sebagai pendamping Anies.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul Surya Paloh Panggil 3 Menterinya Seusai Bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Begini Ceritanya yang diunggah oleh kupang.tribunnews.com pada Minggu (29/1/2023).
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Jokowi telah mencopot tiga menteri dari NasDem.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Dukungan ke Anies Tak Terbendung, Andi Sinulingga Sebut Upaya Gagalkan Bacapres NasDem Begitu Kencang
-
Pernah Jadi Rekan Seperjuangan, Jokowi Dinilai Bakal Kasih Dukungan ke Anies di Pilpres 2024
-
Kaesang Pangarep Santer Diisukan Bakal Calonkan Diri Jadi Wali Kota, Kader PDIP: Terlalu Cepat Ya
-
Gak Mau Kaya PDIP, PKB Ogah Sodorkan Nama untuk Reshuffle Kabinet ke Jokowi
-
Kaesang Dinilai Tak Elok jika Ikuti Jejak Jokowi, Politisi PDIP: Melarang Anak Presiden Berpolitik Lebih Tak Patut
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'