Beredar kabar mengenai Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dimiskinkan usai terjerat dalam kasus korupsi.
Dalam kabar ini disebutkan pula jika Polri telah menyita seluruh aset dan kekayaan milik mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Informasi soal penyitaan aset dan kekayaan milik Ahok ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Minggu (29/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"BASUKI TJAHAJA PURNAMA DI MISKINKAN SELURUH ASET DISITA BARESKRIM !! - BREAKING NEWS-AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. DITETAPKAN TERSANGKA..!! POLRI SITA SEMUA ASET DAN KEKAYAAN AHOK."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto Ahok sedang digelandang oleh beberapa anggota polisi dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: CPNS 2023 Kapan Dimulai? Ini Prediksi dan Bocoran Jabatan yang Dibutuhkan
Berdasarkan penelusuran, klaim Ahok dimiskinkan setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 6 menit 12 detik tersebut sama sekali tidak membahas perihal klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Video ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang kemudian diedit menjadi satu. Beberapa video tersebut berisi tayangan yang merekam potret Ahok hingga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul Bareskrim Sita Aset Rp 700 M Terkait Kasus Korupsi Lahan Rusun Cengkareng yang diunggah oleh media detiknews pada Rabu (8 Juni 2022) silam.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ahok dimiskinkan usai terjerat kasus korupsi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ahok dimiskinkan setelah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus korupsi adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Pejabat KPK Kaget Setengah Mati, Lihat Indeks Persepsi Korupsi Terjun Bebas
-
Skor Indeks Persepsi Korupsi 2022 Terjun Bebas, Indonesia Alami Tantangan Serius dalam Melawan Korupsi
-
DPR: Banyak PNS Terlilit Utang, Gadaikan SK, Lalu Korupsi
-
Terdakwa Kasus Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD Nilai Kejagung Sudah Profesional
-
KPK Bakal Dalami Dugaan Mantan Ketua PBNU Turut Nikmati Uang Suap Rektor Unila Nonaktif Karomani
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam