Pakar Politik Ma'mun Murod ikut menyorot tajam kontrak politik antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang dibongkar oleh Sandiaga Uno.
Menurut Ma'mun, perjanjian Prabowo dan Anies itu tidak tepat diberlakukan untuk Pilpres 2024, melainkan teruntuk tahun 2019 lalu.
"Tapi kalau saya mencoba membaca ya ini kan untuk Pilpres 2024, sementara untuk perjanjian itu kan kalau tidak salah terjadi 2016 mungkin," kata Ma'mun dikutip dari tayangan tvOne, Rabu (01/02/2023).
"Artinya sangat mungkin perjanjian itu kalaupun ada kok rasanya mungkin lebih tepat diberlakukan untuk Pilpres 2019. Jadi rasanya tidak di 2024," sambungnya.
Ma'mun lalu menyinggung soal perjanjian Batu Tulis diantara Megawati dan Prabowo pada Pilpres 2009, yang tidak dijalankan meskipun untuk Pilpres selanjutnya. Apalagi, mengenai perjanjian antara Prabowo-Anies ini.
Lalu, Ma'mun menyampaikan bahwa kontrak politik tersebut berkaitan dengan masalah moralitas.
"Ini soal moral, perjanjian moral ya antara pihak-pihak yang terlibat dalam setiap kesepakatan-kesepakatan politik," tutur Ma'mun.
"Sebenarnya kalau ada materainya kan itu punya kekuatan hukum juga untuk dalam pengertian bahwa orang harus taat terhadap apa yang telah ditanda tanganinya," tambahnya.
Lebih lanjut, Ma'mun muncul persoalan yang tidak terlalu begitu penting dan membuat pecah belah antara Sandiaga dengan Anies.
Baca Juga: Padamkan Mobil Listrik Terbakar Ternyata Habiskan Hingga 22.700 Liter Air
Perjanjian Tertulis
Sandiaga sempat mengungkap adanya perjanjian tertulis antara Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan perihal pemilihan presiden atau pilpres.
Sandiaga menuturkan kalau perjanjian tertulis itu dibuat pada September 2016 lalu, tepatnya sebelum pendaftaran Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Perjanjian Prabowo-Anies-Sandiaga ditulis, ditandatangani serta dibubuhkan materai.
"Jadi perjanjian itu perjanjian yang menurut saya memikirkan kepentingan bangsa dan negara, kepentingan saat itu kita mencalonkan, kepentingan apa yang pak Prabowo harapkan kepada kita berdua dan poinnya," tutur Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/1/2023).
Sandiaga tidak menjawab apakah dalam isi perjanjian tersebut ada larangan bagi Anies untuk maju di Pilpres 2024. Ia hanya menegaskan kalau dalam perjanjian tertulis itu terkait dengan Pilgub DKI Jakarta 2017 di mana dirinya bersama Anies maju sebagai kandidat.
Lebih lanjut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) tersebut menyebut kalau perjanjian Prabowo, Anies dan dirinya itu masih berlaku hingga saat ini. Ia sendiri mengaku masih komit memegang perjanjian tersebut.
Berita Terkait
-
Panas! Dokter Tifa Prediksi 'Battle' Pemilu 2024: Anies-Khofifah vs Prabowo-Puan
-
Nah Loh! Prabowo Ternyata Ogah Ungkit Masa Lalu, Sandiaga Malah Sebut Perjanjian Politiknya dengan Anies
-
Jokowi Mencak-Mencak ke Surya Paloh Soal Deklarasi Anies? Beda Klaim Presiden vs NasDem
-
Deal Politik, Satu Jam Obrolan Khusus Jokowi dan Surya Paloh di Istana Merdeka
-
Soal Perjanjian Politik Prabowo-Anies, Demokrat: Anies Komit Dengan Janji, Lihat Saja Di Jakarta
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare