Ibu dari Muhammad Hasya Atallah Saputra yang tewas tertabrak oleh purnawirawan Polisi RI menangis meminta bantuan netizen Indonesia untuk mengawal kasus kematian putranya.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh ibunda almarhum Hasya, Dwi Syafiera Putri, melalui siaran TV nasional yang dibagikan kembali oleh akun Instagram @lambegosiip.
Dalam kesempatan tersebut, ibu Hasya meminta tolong kepada warganet untuk terus mengawal kasus kematian mahasiswa UI tersebut hingga dicabutnya status M. Hasya Atallah Saputra sebagai tersangka.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya atas nama mommynya Hasya, memohon kepada seluruh rakyat Indonesia untuk dapat mengawal kasus ini sampai tuntas hingga terlepasnya status tersangka pada anak kami, dilanjutkan dengan hukum yang berlaku sesuai di Indonesia. Kami mohon dengan sangat, terima kasih," ucap sang ibunda sambil menahan tangis.
Seperti yang diketahui, Muhammad Hasya Atallah Saputra (18) merupakan mahasiswa FISIP UI yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas.
Menurut laporan, Hasya mengendarai sepeda motor lalu terjatuh kemudian terlindas oleh Mitsubishi Pajero yang dikendarai oleh purnawirawan Polisi RI, mantan Kapolsek Cilincing AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono.
Meski meninggal dunia, pihak kepolisian menetapkan almarhum Hasya menjadi tersangka.
Tewasnya Hasya menimbulkan banyak polemik hukum. Pihak kepolisian yang menetapkan mendiang sebagai tersangka menyebut bahwa itu bermula karena kelalaian Hasya sebagai pengemudi.
Namun, tim advokasi keluarga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mendesak polisi untuk tidak melihat peristiwa kecelaaan itu secara sepotong.
Baca Juga: Kemenparekraf Catat 17,5 Juta UMKM di Indonesia Sudah Masuk ke Ekosistem Digital
Menurut tim advokasi, seharusnya polisi juga mengusut purnawirawan yang menolak untuk menolong saat Hasya dalam keadaan sekarat.
Permintaan tolong ibu dari almarhum Hasya itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Ajaib, baru kali ini korban meninggal karena kecelakaan dan ditabrak pula jadi tersangka. Makin-makin deh sama seragam cokelat berpangkat," tulis akun @n************
"Semangat ibu dan keluarga besarnya. Mudah-mudahan dapat keadilan yang ibu dan keluarga inginkan, semoga dimudahkan urusannya aamiin," komentar @s******_*******
"Udah kehilangan anaknya, sekarang sudah almarhum aja masih dijadikan tersangka. Kasihan pasti jiwanya di sana juga nggak tenang karena masih ada urusan di dunia," tambah @m****_*******
"Kita kawal kok bu, netizen pasti banyak yang kawal," timpal @n**********
"Pesimis saya bu, kalaupun kasus ini berjalan akan sangat lama dan berliku. Tapi kebenaran akan menemukan jalannya dengan petolongan dari Allah. Semoga almarhum Hasya diterima di sisi Allah SWT," ungkap @i****.***
Berita Terkait
-
Polisi Mengklaim Sama, Mobil Pajero AKBP Purn Eko Berubah Warna Pasca Tabak Mahasiswa UI Hasya hingga Tewas
-
Eks Geng Sambo Menangis di Sidang Pleidoi, Arif Rahman: Saya Gagal, Ketakutan Itu Kuasai Akal Sehat Saya
-
Fakta-fakta Suwito Ayub Masuk Daftar Red Notice, Tersangka KSP Indosurya Jadi Buron Interpol
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati