Armand Maulana menyebutkan, kekacauan akses keluar setelah konser Dewa 19 bubar pada Sabtu (4/2) di Jakarta International Stadium (JIS) bukan salah satu pihak.
"Bukan hanya salah JIS kalau menurut gue, tapi juga kesalahan infrastruktur dan regulasi secara keseluruhan," jelas Armand dilansir laman Antara, Selasa (7/2/2023).
Menurut Armand, lokasi JIS yang berada di kawasan permukiman penduduk dengan akses jalan yang sempit bukan menjadi persoalan.
Justru, integrasi transportasi umum dan dukungan pemerintah daerah juga diperlukan.
Dia mencontohkan beberapa stadion serupa di luar negeri seperti Emirates Stadium milik klub sepak bola Arsenal dan Stamford Bridge milik klub sepak bola Chelsea, yang juga berlokasi di kawasan permukiman.
Armand menyebut, kedua stadion berkapasitas hingga 60 ribu penonton itu meski di jalanan sempit mampu mengurai penonton karena terintegrasi dengan banyak pintu transportasi publik.
"Dan peraturan di sana, ketika ada suatu pertunjukan besar, MRT akan digratiskan supaya orang memilih untuk menggunakan transportasi umum," imbuhnya.
"Tidak bisa langsung menyalahkan satu pihak saja," dia menambahan.
Ia berharap, seluruh penyelenggara perhelatan besar terutama konser musik lebih kreatif dalam menangani aliran keluar dan masuk penonton.
"Kalau misalnya tempat itu tidak mudah diakses, ya dia harus bikin, gimana caranya bisa diakses dengan baik, mau di kawasan perumahan atau apa pun," jelas Armand.
Sebelumnya, konser grup band legendaris bertajuk “Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19” dengan puluhan ribu penonton atau di atas 70 ribu penonton itu sukses digelar di stadion terbesar di Asia tenggara, JIS.
Namun, kekacauan arus lalu lintas usai bubaran konser meneybabkan ribuan orang terjebak di area JIS dalam hitungan jam karena motor, mobil, shuttle bus, hingga pejalan kaki yang beradu menjadi satu di jalanan yang sempit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris
-
Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
-
5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah untuk Performa Game Lancar
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran