Titi DJ menjadi sorotan publik usai menjalani operasi anti aging di Korea Selatan untuk membuat penampilannya terlihat lebih cantik dan awet muda.
Ibu empat anak itu rupanya ingin melakukan operasi tersebut sejak usianya 50 tahun.
Hal itu diungkapkannya saat tampil pertama kalinya di publik saat diundang di program Brownis. Dalam acara tersebut, Titi DJ mengaku ada beberapa kendala yang membuatnya menunda operasi anti aging.
"Bulan Mei nanti aku kan 57 tahun, dari umur 50 tahun sebenarnya udah pengen banget melakukan operasi anti aging," ucap Titi DJ seperti dikutip dalam video Brownis pada Rabu (8/2/2023).
Kendala yang dihadapinya mencakup pencarian informasi yang jelas. Mengingat ini adalah operasi besar, Titi DJ menyebut ia harus memiliki informasi sedetail mungkin.
Tak hanya itu, Titi DJ juga harus merasa aman dan nyaman untuk mempercayakan hasilnya pada dokter di klinik yang dipilihnya.
"Tapi cari informasi ke sana ke sini, karena untuk melakukan sesuatu yang besar seperti itu kita harus cari informasi sejelas-jelasnya, sedetail-detailnya, supaya tidak mengecewakan hasilnya, dan karena itu termasuk operasi besar, harus ada aman juga, rasa nyaman," tutur pelantun Sang Dewi tersebut.
Tak hanya itu, rupanya Titi DJ hampir akan berangkat ke Korea Selatan pada 2020 untuk melakukan operasi anti aging. Namun, ia terpaksa harus menundanya karena pandemi Covid-19 yang membuat seluruh dunia mengalami lockdown, termasuk Korea Selatan.
Terpaksa, Titi DJ pun mengurungkan niatnya untuk melakukan operasi dan harus bersabar menunggu hingga Korea Selatan dibuka kembali.
Baca Juga: Hal yang Dipikirkan 12 Zodiak tentang Astrologi, Ada yang Percaya dan Tidak
"Nah dapet lah itu (informasinya) pada umur 53 atau 54 gitu, tiba-tiba pandemi, hampir berangkat itu awal 2020, ditutuplah Korea itu. Jadi nggak bisa, nunggu sampai pandemi selesai," jelas Titi DJ.
Titi DJ melakukan beberapa pengangkatan di area wajahnya. Namun, ia mengaku paling menyukai dagunya yang sudah tidak memiliki double chin serta kantong mata yang menghilang.
Penampilan Titi DJ itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Tambah cantik," tulis akun My Channel
"Mau operasi atau nggak, gue tetep fans Titi DJ. Semua lagu-lagunya hampir hafal," komentar Ganda Rais
"Paling suka kalau lihat mama Titi DJ tersenyum. Manis banget, sehat selalu ya mam," tambah Novi Wira Hadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'