Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya berharap hukuman Bharada E atau Richard Eliezer di bawah 12 tahun. Keinginan Mahfud MD tersebut terkabul pada Rabu (15/2/2023) ketika hakim memutuskan vonis untuk Bharada E.
Bharada E dijatuhi vonis hukuman penjara 1 tahun 6 bulan. Dengan demikian, vonis Bharada E berbeda dari vonis awal yang dijatuhkan padanya.
"Saya berharap dia turun dari 12 karena begini, itu skenario awal kasus ini bahwa Eliezer menembak Yoshua karena ditembak duluan lalu terjadi tembak-menembak. Nah, skenario itu dipertahankan sampai sebulan, dari tanggal 8 Juli sampai 8 Agustus," ucap Mahfud MD dalam cuplikan video yang dibagikan kembali oleh akun Twitter @Gladislagiwoy.
Skenario bohong yang disusun oleh Ferdy Sambo tersebut untuk menutupi fakta sebenarnya dengan tujuan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dapat ditutup.
"Apa tujuannya? Eliezer seperti muncul di persidangan, saya mengaku sebagai pembunuh menurut sidang pertama karena dijanjikan akan di SP3. Gampang SP3nya, saya membunuh karena saya ditembak duluan, saya bilang terjadi tembak-menembak, jadi dia bebas, kasus ini ditutup," tambah Mahfud MD.
Namun, Mahfud MD menghargai keberanian Bharada E untuk berkata jujur di persidangan. Richard Eliezer lantas membongkar banyak fakta dalam kematian Brigadir J.
"Tapi Eliezer itu dengan berani membuka bahwa ini adalah skenarionya Sambo, bahwa ini pembunuhan bukan tembak-menembak, sehingga saya berpikir kalau tidak ada Eliezer yang kemudian merubah keterangannya menjadi keterangan yang lebih menarik, kasus ini akan tertutup," ungkap Mahfud MD.
Poin-poin yang meringankan hukuman Bharada E mencakup bersikap sopan selama persidangan dan masih berusia muda, sudah dimaafkan oleh keluarga Brigadir J, dan Justice Collaborator. Sedangkan poin yang memberatkan Richard Eliezer adalah tidak menghargai hubungan baik dengan korban.
Meski begitu, keputusan hakim yang memberi vonis hukuman penjara 1 tahun 6 bulan mendapat pujian dari publik karena tak sedikit orang yang memang menginginkan hakim untuk meringankan hukuman Richard Eliezer.
Baca Juga: Presiden WWC: World Water Forum 2024 Jadi Momen Kerja Sama Tingkatkan Pengelolaan Air Global
"Pak Mahfud berharap vonis Bharada E atau Richard Eliezer diturunkan dari tuntutan jaksa. Gue setuju dengan Pak Mahfud, kalau nggak ada Eliezer kasus Sambo masih gelap dan mungkin Sambo cs akan bebas dari hukuman," tulis akun @Gladislagiwoy
"Terima kasih Eliezer, membuka dengan terang," komentar @sianturidoel
"Dia membuka tabir pembunuhan, di mana semua perwira diam seribu bahasa," tambah @JoeSamsung6
Berita Terkait
-
Tak Hadir di Persidangan, Orang Tua Bharada E Menangis Haru dan Sujud usai Dengar Vonis 1 Tahun 6 Bulan
-
Berterima Kasih Ke Jokowi Dan Kapolri, Ibunda Berharap Richard Eliezer Tetap Jadi Anggota Polri
-
Vonis RIngan untuk Bharada E Bikin Penggemar Terharu, Ini Sebab Orang Emosional saat Bahas Keadilan!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap