Artis Uya Kuya mengaku sering mendapat intimidasi dari berberapa pihak saat dirinya terus-terusan update perkembangan terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
"Inang denger kan cerita beberapa banyaknya tekanan-tekanan yang saya dapatkan selama kita mengangkat ini," ucap Uya Kuya dalam channel YouTube Uya TV, Kamis (16/2/2023),
Dia mengaku kepada Aktivis Irma Hutabarat bahwa selama mengikuti kasus Ferdy Sambo Cs sering mendapat telepon dari berbagai pihak.
"Saya sering mendapat pelakuan yang tidak adil, acara saya banyak dibatalin," beber presenter ini.
Namun, sejak pembacaan vonis hukuman terhadap Ferdy Sambo Cs, Uya merasa perjuangannya selama ini tidak sia-sia.
"Ternyata akhirnya membuahkan hasil. Perjuangan kitatidak sia-sia," ucapnya.
Diakui Uya Kuya, selama mengikuti kasus kematian Brigadir J dan membongkar satu persatu "kejahatan" Ferdy Sambo Cs, imbas yang diterimanya sangat banyak.
"Nggak sia-sia, beberapa pekerjaan saya dibatalkan, mendapat telepon dari kanan kiri. Ternyata keraguan saya di awal tidak benar dan ada hasil akhirnyam," ungkap Uya Kuya.
Tapi Uya sadar jika semua ini belum selesai. Pasalnya, masih ada ada banding dan berbagai hal lain yang perlu diungkap.
"Follow the money! Masih ada banding!" pungkas Uya.
Sebelumnya, Uya Kuya juga sempat menceritakan hal yang sama kepada pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak yang diundangnya untuk wawancara.
Untuk mengundang Kamaruddin saja, dirinya kerap mendapat telepon dari pihak-pihak yang tidak diketahui.
"Undang abang ke sini saja, saya dapat telepon dari mana-mana," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA