Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengaku kecewa dan tak habis pikir timnya bisa dipermalukan tim papan tengah Bhayangkara FC di lanjutan kompetisi Liga 1, Kamis (16/2/2023).
Persija kalah dengan skor 2-1 dalam laga yang digelar di Stadion Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Padahal Macan Kemayoran, yang kini duduk di urutan kedua klasemen, sempat unggul lebih dulu di babak pertama.
“Saya kecewa dengan performa pemain hari ini. Saya tidak mengerti apa yang terjadi. Di babak kedua kami sama sekali tidak bermain dengan cara kami yang biasanya,” ujar Thomas dalam konferensi pers usai laga, seperti dilansir dari situs resmi klub.
“Saya menilai tim ini berbeda saat bermain kandang dan saat kami bermain tandang. Saya akan mencari tahu kenapa hal ini bisa terjadi,” lanjut pelatih asal Jerman tersebut.
Lebih lanjut Thomas menyoroti lini belakang Persija yang dinilainya rapuh setelah bek Ondrej Kudela ditarik keluar sejak awal babak kedua. Ia mengatakan cara bertahan Persija jadi berbeda setelah keputusan itu dia ambil.
“Seperti yang bisa dilihat dengan tidak adanya Kudela, cara bertahan kami menjadi berbeda. Saya tidak puas dengan performa hari ini dan kami kehilangan tiga poin yang penting,” beber Thomas.
Dalam laga itu, Persija unggul lebih dulu di menit 20 berkat gol Hanno Behrens. Tetapi di babak kedua, Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Matias Mier di menit 52 dari titik penalti.
Gol penentu kemenangan Bhayangkara dicetak oleh Alex Martins pada menit 81.
Ini adalah kekalahan pertama Persija setelah selalu meraih kemenangan di empat laga terakhir. Tim kebanggaan Jakarta ini sebelumnya menang 4-2 atau PSM Makassar yang berada di puncak klasemen; menang 1-0 atas Persikabo, melibas Rans 3-1 dan membunkam Arema FC 2-0.
Dengan kekalahan ini Persija tertahan di urutan kedua klasemen dan gagal merebut posisi puncak Liga 1 dari PSM Makassar. Persija mengoleksi poin 47 dari 24 pertadingan, tertinggal tiga poin dari PSM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial