Pasangan Sunandang Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang tidak sempat membawa makanan kesukaan Icad. Mereka serahkan nasib putranya kepada Polri.
Momen haru terjadi saat Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang, orangtua dari terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu menjenguk putra mereka di Rumah Tahanan atau Rutan Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Richard Eliezer Pudihang Lumiu adalah satu dari lima terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang terjadi pada 8 Jui 2022. Richard Eliezer adalah eksekutor dalam peristiwa itu dan menjadi Justice Collaborator (JC). Ia mendapat ganjaran 1 tahun 6 bulan bui.
Datang menjenguk sang putra, Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang tidak sempat membawakan makanan kesukaan Icad, sapaan Richard Eliezer Pudihang Lumiu karena terburu-buru.
"Harapan kami semuanya berjalan dengan baik. Sesuai dengan harapan kami, orangtua dan harapan Indonesia, Icad bisa kembali bertugas sebagai seorang anggota Brimob," ungkap Rynecke Alma Pudihang di Mabes Polri, Kamis (16/2/2023).
Ia mengungkapkan, mereka menyerahkan sepenuhnya nasib Richard Eliezer kepada Polri. Rynceke Alma Pudihang yakin putranya itu bisa kembali bertugas kembali sebagai anggota Polri.
"Kalau masalah itu kami serahkan kepada Polri. Kami percaya bahwa Icad pasti akan bertugas kembali seperti dulu," ungkap sang Ibu.
Sebagai catatan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan terpisah menyatakan Kepolisian tengah menyiapkan sidang etik bagi Bhayangkara Dua atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Status sebagai Justice Collaborator sekaligus harapan masyarakat akan dipertimbangkan untuk diterima atau tidaknya Richard Eliezer bergabung di kesatuan tempatnya bekerja.
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak, Mengapa Kedua Orangtua Richard Eliezer Tidak Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Saat Sidang Vonis Putranya
-
Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Tim TNI-Polri Lanjutkan Pencarian di Paro Nduga
-
Sandera di Paro Papua Melarikan Diri ke Gunung dan Diselamatkan Warga, TNI-Polri Lakukan Evakuasi
-
Tim Gabungan TNI dan Polri Koordinasi Penyelamatan Pilot Susi Air dan Pekerja Bangunan, Ada Bayi dalam Pesawat
-
Kapolri: "Ikan Busuk Dimulai dari Kepala", Bawahan Tolak Perintah Atasan yang Langgar Hukum!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
BRI Bagi-bagi Voucher Setiap Hari Kerja di Vibes Resto & Lounge
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian