Vonis hukuman terhadap Richard Eliezer atau Bharada E sudah dibacakan dan kedua orangtua Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, memberikan pesan mengharukan.
Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat memberikan menerima apa yang telah menjadi vonis hakim, terutama kepada Bharada E.
"Karena hakim perpanjangan tangan Tuhan, memberikan vonis kepada terdakwa. Jadi apapun itu vonis, saya akan teriman," ujar Rosti dalam channel YouTube Pagi Pagi Ambyar, Jumat (17/2/2023).
Meski begitu, dia mengaku, terima walau dengan kepedihan yang sangat dalam karena sang putra Brigadir J, tidak bisa kembali hidup.
"Vonis 1 tahun 6 bulan membuat pelajaran buat Eliezer. Membuat dia jangan menjadi anak yang mudah tergiur dengan segala iming-iming dari atasan atau apapun yang bisa menyesatkan hidup dia," ucap ibunda almarhum Yoshua.
Rosti membenarkan jika Richard Eliezer telah bertemu dengan dia dan sang suami untuk bersujud dan memohon maaf.
Bahkan, Bharada E juga telah mengakui semua perbuatannya terhadap almarhum di hadapan kedua orangtuanya.
"Semoga kata jujurnya dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, biarlah dia berurusan sama Tuhan, Biarlah vonis itu membuat dia semakin bisa melakukan hal-hal positif," beber Rosti.
Ibunda almarhum Brigadir J ini juga memberikan pesan jika Richard Eliezer sampai kembali ke dalam bagian Polri.
Baca Juga: Perlukah Anak Muda Punya Asuransi Digital? Begini Faktanya
"Biarlah dia menjadi polri yang tidak arogan, tidak serakah, dan tidak hanya memikirkan kepentingan sendiri," katanya.
"Berjalanlah di jalan yang positif, yang diberkati Tuhan," dia menambahkan.
Selain itu, Samuel Hutabarat sang ayah juga mengaku bahwa tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya jadi pembunuh dan tidak ada orangtua ingin anaknya dibunuh.
"Saya yakin anak sudah dewasa, jauh dari kita sangat besar pengaruh dari lingkungan. Itulah yang saya lihat di antara anak kita," ungkapnya.
Dia juga menjelakan bahwa dirinya belum mengenal Richard Eliezer secara pribadi.
"Tapi menurut perkiraan saya ini pengaruh lingkungan. Permintaan maaf ini menjadi suatu pembelajaran bagi bapak dan ibu, begitu juga bagi kami," tuturnya kepada orangtua Bharada E saat keduanya bertemu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ramalan Zodiak Hari Ini 16 April 2026: Energi Positif, Fokus Meningkat, dan Peluang Tak Terduga
-
Berapa Harga HP Nokia Jadul Sekarang? Simak Daftar Harganya di Sini
-
Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat
-
Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir
-
3 Tahun Terjebak 'Neraka' di Perairan Papua: Kisah Pilu ABK Lampung Selatan Korban Perbudakan
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berjerawat? Ini 5 Pilihannya
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai