Jamin Ginting, pakar hukum mengkhawatirkan keselamatan Bharada E atau Richard Eliezer jika kembali masuk di kepolisian usai menjalani masa tahanannya. Bharada E sendiri divonis hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dan beredar kabar jika Bharada E dapat kembali bergabung menjadi anggota kepolisian.
Namun, pakar hukum menilai keselamatan Bharada E dapat terancam jika masuk ke kepolisian dan berdinas kembali. Pasalnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tidak lagi melindungi Bharada E jika ia kembali menjadi anggota kepolisian.
Hal itu diungkapkan oleh Jimin Ginting dalam diskusi yang cuplikan videonya dibagikan kembali oleh akun Instagram @lambegosiip pada Jumat (17/2/2023). Menurut Jimin Ginting, tidak ada yang bisa menjamin keselamatan Bharada E setelah ia menjadi anggota kepolisian lagi.
"Pertama, saya khawatir tentang keselamatan Bharada E. Begini, nanti dia kan kalau sudah diterima lagi di kepolisian dan dia menjabat kepolisian, maka lepaslah pertanggungjawaban LPSK karena sudah dikembalikan. Nah, siapa lagi yang akan menjaga keselamatan Bharada E," ucap Jimin Ginting.
Bukan tanpa sebab, Jimin Ginting khawatir jika dalam kepolisian masih ada tangan kanan Ferdy Sambo yang ingin membalaskan dendamnya kepada Richard Eliezer. Oleh karena itu, tidak ada yang bisa menjamin keselamatan Bharada E jika ia kembali di kepolisian.
"Saya khawatirnya Ferdy Sambo ini masih mempunyai kekuatan-kekuatan untuk membalas rasa dendam, contohnya ya begitu, mudah-mudahan sih tidak begitu. Jadi dengan lepasnya nanti dia dari LPSK, ini siapa yang akan menjamin setelah dia masuk kepolisian akan ada jaminan keselamatannya," tambah Jimin Ginting.
Jimin Ginting membandingkan status Justice Collaborator di Indonesia dengan di luar negeri. Menurutnya, seseorang yang menjadi Justice Collaborator identitasnya harus dihilangkan dan bahkan diganti demi memberikan perlindungan maksimal.
"Kalau di luar negeri itu kan memang seseorang yang disebut Justice Collaborator, identitasnya harus dihilangin, diganti, dilindungi, dan dikasih pekerjaan," timpal Jimin Ginting.
Sebagai solusi, pakar hukum tersebut menyarankan agar LPSK harus tetap menjamin keselamatan Bharada E dan mengawasinya.
Baca Juga: Dewa Budjana Pamer Senyum Semringah Foto Bareng Gitaris Red Hot Peppers, John Frusciante
"Saya kira LPSK harus menjamin memberikan pekerjaan dan pengawasan kepada dia," tutupnya.
Video itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang setuju dan tetap menyarankan agar Bharada E tetap masuk di kepolisian, sehingga publik dapat memantau sistem kepolisian jika memang benar terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Biar aja pak, sekaligus pembuktian kalau Richard kenapa-kenapa berarti tubuh kepolisian kenapa-kenapa. Dengan Richard diterima lagi PR polisi perbaiki citra, tuntun dan lindungi Richard harusnya," tulis akun @c**********
"Suami saya juga anggota, seneng banget pas denger vonis ringan Richard tapi katanya itu juga yang ditakutkan nanti pas keluar keselamatannya terancam, sesama anggota pasti paham," komentar @t*******.*******
"Kami sebagai masyarakat yang bukan sanak saudara juga khawatir, keluarga dia juga demi membuka kebenaran resikonya banyak," tambah @m***********
"Kalau nanti terjadi apa-apa sama Richard Eliezer berarti udah tau siapa dalangnya," timpal @m****.****
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ayu Ting Ting Siap ke Busan untuk Nonton Konser BTS, Berharap Dipangku Membernya
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Kisah Nyata Perburuan Duo Kriminal yang Diidolakan: Fokus Utama The Highwaymen di Netflix
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Momentum Idul Adha, BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi