Penyanyi Ressa Herlambang kembali di hadapan publik dengan kisah hidupnya yang menyayat hati. Harta kekayaannya yang begitu berlimpah mendadak ludes dan mengakibatkannya harus bangkit lagi dari nol.
Di tengah kembalinya perhatian publik kepada Ressa, pelantun "Menyesal" tersebut malah menjadi sasaran tudingan sejumlah masalah. Salah satunya dugaan Ressa sudah melakukan penipuan.
Bahkan sejumlah orang mengaku ditipu kala membeli lagu dari Ressa. Mereka mengaku sudah mengeluarkan sejumlah uang tetapi lagu yang dijanjikan tidak kunjung diberikan.
Masalah ini pun belakangan telah ditanggapi oleh Ressa. Dilihat di video YouTube Sambel Lalap, Ressa meminta agar pihak yang mengaku korban penipuannya melapor saja ke pihak berwajib.
"Jadi kalau banyak teman-teman di luar sana yang kemarin merasa aku tipu, atau apa segala macam, yang jelas aku tidak pernah nipu siapapun. Kalau memang merasa aku menipu, boleh dilaporkan ke pihak berwajib," ungkap Ressa, dikutip pada Senin (20/2/2023).
"Kita kan negara hukum, aku nggak mau mengklarifikasi apapun, setiap orang boleh bersuara. Yang jelas sampai detik ini aku insya Allah merasa tidak pernah menipu siapapun," imbuhnya.
Ressa sendiri tampaknya tahu banyak pihak yang menudingnya sudah melakukan penipuan di masa lalu. "Aku nggak tahu ya, banyak yang bilang apakah ini mau pansos atau lain-lain, tapi bagi aku semua orang baik," tuturnya.
Ressa menilai semestinya pihak-pihak yang tidak puas dengan kinerjanya bisa membicarakan secara manajemen. "Atau kenapa saat ini baru dia bicara? Kalau misalnya ada masalah dengan aku kan dari kemarin harusnya bisa bicara dengan manajemen dan lain-lain," ucap Ressa.
Sikap lapang dada Ressa ini pun menuai pujian banyak orang. Namun siapa menyangka, seorang wanita bernama Cleopatra muncul dan mengklaim Ressa sudah berkali-kali mangkir dari panggilan polisi.
Baca Juga: Daus Mini Cerai Lagi, Anak Jadi Korban Bully di Sekolah
Bahkan polisi disebut telah mengeluarkan surat penjemputan paksa Ressa.
Cleopatra mengaku diminta Ressa dan pihak keluarganya untuk melaporkan saja dugaan penipuan yang terjadi kepada pihak berwajib. Menurutnya dia sudah melaporkan Ressa sejak Mei 2022.
Laporannya yang disertai dengan alat bukti dan saksi pun diterima pihak kepolisian, diikuti dengan terbitnya surat pemanggilan kepada Ressa.
"Bisa dilihat ini jatuh temponya 7 September, kalau nggak salah semingguan sebelum ibunya meninggal. Jadi saya bilang, 'Walaupun ibu kamu meninggal, saya minta kamu tetap tolong penuhi dong'," ujar Ressa.
"Nah ternyata setelah dari itu balasan chat-nya ke saya malah nggak manusiawi banget. Dia bilang, 'Saya nggak mau lagi urusan sama kamu, biarkan urusan saya sama pihak yang berwajib'. Jadi saya diblokir dan dia ganti nomor lagi," imbuhnya.
Cleopatra menilai Ressa tidak punya itikad baik untuk memenuhi panggilan polisi, bahkan sampai sekarang.
"Belum, sampai sekarang dia masih mangkir ya dari (panggilan) polisi. Makanya keluar surat jemput paksa dari pihak kepolisian tertanggal 24 Januari," tegas Cleopatra.
Menurut Cleopatra, Ressa kerap mengumbar kesedihannya untuk memikat calon korbannya. Termasuk dirinya yang bertekad untuk memberi pekerjaan dan rezeki kepada Ressa demi pengobatan ibunya, tetapi ujungnya malah berbeda.
Berita Terkait
-
Alasan Cleopatra Mau Kerja Sama dengan Ressa Herlambang: Dia Lagi Susah dan Mau Kasih Kesempatan Berubah
-
Ressa Herlambang Dicap Bajingan oleh Ibunya Sendiri
-
Korban Ressa Herlambang Tambah Lagi, Giliran Barbie Kumalasari Ngaku Kena Tipu
-
Ngakunya Jatuh Miskin, Tapi Kok Ressa Herlambang Masih Bisa Ngontrak Rumah Rp100 Juta per Tahun
-
Eks Manajer Bongkar Borok Ressa Herlambang Soal Dugaan Penipuan: Bukan Soal Uang, tapi Harga Diri
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
IHSG Terus Menguat ke Level 8.200 di Sesi I, PIPA Hingga PADI ARA
-
Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
-
Aksi Bersih di 24 Pantai Bali - Nusa Tenggara: Bank Mandiri Jaga Lingkungan dan Transformasi Digital
-
Blush On Apa yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 5 Rekomendasi yang Paling Pas
-
Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Richard Lee, Doktif Langsung Sujud Syukur
-
Biaya Servis Mobil Hybrid vs Mobil Bensin Biasa, Mana yang Lebih Hemat?
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Prediksi Ratchaburi vs Persib Bandung di AFC Champions League Two, Rabu 11 Februari 2026