/
Kamis, 23 Februari 2023 | 11:42 WIB
Foto Hendra Kurniawan dan istrinya, Seali Syah, serta sindiran nyelekit Seali terhadap keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diduga menyebar fitnah. (Instagram/@sealisyah)

Sederet anak buah Ferdy Sambo menjalani sidang vonis atas kasus obstruction of justice dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J pada Kamis (23/2/2023).

Salah satunya Hendra Kurniawan yang istrinya mendadak ramai berkicau di media sosial. Lewat akun Instagram-nya, Seali Syah menyayangkan banyaknya stigma negatif yang melekat kepada sang suami.

Termasuk anggapan bahwa Hendra dan jajarannya yang bertandang ke Jambi telah membatasi keluarga korban, Nofriansyah Yosua Hutabarat, untuk membuka peti mati hingga melihat jenazah.

Seali lantas menanggapinya lewat sejumlah Instagram Story. Bahkan dengan nyelekit, Seali menyebut keluarga korban seolah sengaja menyebar fitnah.

"What about kesaksiannya orangtua Joshua tentang HK, mereka ingat betul dengan jelas," ujar warganet lewat salah satu fitur pertanyaan di Instagram Story, dikutip pada Kamis (23/2/2023).

"Mungkin emang udah konsep'nyaaa kalau jadi korban bebas tebar fitnah dan minta hal-hal lain," sindir Seali, sembari menyematkan tangkapan layar sebuah artikel terkait permintaan keluarga agar Yosua naik pangkat dua tingkat secara anumerta.

Kekesalan yang sama juga diperlihatkan Seali di Instagram Story-nya yang lain. Menurutnya Hendra dan rombongan baru datang ke Jambi ketika Yosua sudah dimakamkan.

"Emang enaaaakk bangeddd bikin fitnah.. anter peti laahhh ampe bilang larang buka peti.. padahal HK dan rombongan ke Jambi ajaa pas almarhum udah di makam'in karena menghormati segala proses pemakaman adat dll," tutur Seali yang tampak me-repost video kesaksian Agus Nurpatria atas suaminya.

"Atas dasar kisah tak bertanggung jawab itu, media goreng-goreng trussss hingga jadi sentimen negatif yang gak selesai-selesai dan s'olah-olah HK dan 90+++ polisi lainnya tau cerita sebener'nya.." imbuhnya.

Baca Juga: Harta Nyaris Samai Sri Mulyani, Kekayaan PNS DJP Rafael Alun Mayoritas Beli Sendiri Dan Hibah, Warisannya Sedikit

Seali menyebut suaminya baru ke Jambi pada 11 Juli 2022 pasca pemakaman Yosua. "Aku ampe lingkarin tanggal'nya.." tegas Seali.

"Aku bilang GAK KE JAMBI TANGGAL 9 Juli, karena Peti sampai di Jambi tanggal 9.. sementara Ayah baru ke Jambi tanggal 11 setelah pemakaman. Sentimen negatif atas HK itu timbul mulai dari berita yang bilang kalau ke Jambi melakukan pengantaran peti dan pelarangan buka peti!!!" sambungnya.

Sementara perihal kedatangan Hendra dan rombongan ke Jambi, menurut Seali, memang dilakukan dengan naik pesawat pribadi. Namun hal ini dilakukan karena minimnya jadwal penerbangan ke Jambi, apalagi menyesuaikan pasca pemakaman.

Sedangkan untuk pembayaran private jet-nya, Seali menyebut suaminya mendapat uang dari uang ganti modal dan keuntungan perlombaan pancing yang digelarnya hari itu.

"Si yang pesen PJ juga lagi lomba pancing dan salah satu bisnis Ayah itu bikin Lomba Pancing yang kebetulan di hari itu ada dapat duit ganti modal + keuntungan dari perlombaan. Liat aja tuhhh biaya pendaftaran lomba'nya," pungkas Seali.

Load More