/
Minggu, 05 Maret 2023 | 16:28 WIB
Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan mengaku Agnes turut merekam penganiayaan David. (Suara.com/Yasir)

Ayah dari Shane Lukas (SL), Tagor Lumbantoruan, salah seorang tersangka aksi penganiayaan sadis oleh Mario Dandy kepada David menjenguk ke rumah sakit.

Melalui video yang diunggah kembali di akun TikTok @flashnews15, dikutip Minggu (5/3/2023), Ayah Shane Lukas mengaku keinginannya ingin menjenguk David sudah sejak awal.

"Mau jenguk langsung di hari pertama tapi karena saya dengar beritanya juga yang saya dapatkan masih seperti itu dan nggak bisa diperbolehkan melihat," jelasnya.

Dia mengaku selalu berdoa dan berempati kepada kondisi korban David yang hingga kini masih terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit.

"Melihat keadaan ini saya tidak kuat, saya tidak mampu melihat kejadian ini," ujarnya yang matanya langsung berkaca-kaca.

Tagor Lumbantoruan mengklaim jika anaknya Shane Lukas tidak tahu menahu soal kejadian ini.

"Aku pengen si David ini berdoa kepada Tuhan biar sembuh, biar cepat pulih, biar semua persoalan ini tahu dan terang benderang," bebernya.

Dia pun ikut senang mendengar kabar bahwa kondisi David semakin membaik.

"Hari ini hari baik karena perkembangan makin membaik, hari ini sempatkan hadir," tutur Tagor Lumbantoruan.

Baca Juga: Sejarah Kampung Tanah Merah, Area Terdampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Seperti diketahui, Shane Lukas sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan sadis yang dilakukan Mario Dandy terhadap David.

Menurut keterangan polisi, dari berbagai bukti yang ada, diketahui peran Shane Lukas adalah sebagai perekam dari video yang beredar dan membiarkan aksi keji yang dilakukan Mario Dandy terhadap David.

Load More