Masih dalam proses penyelidikan, RAT belum kena cegah. Akan tetapi pihak yang membantu nominee malah ngacir duluan.
Rafael Alun Trisambodo, bapak dari Mario Dandy Satriyo, tersangka penganiaya brutal atas korban bernama David Latumahina telah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dikutip dari laman News Suara.com, Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan klarifikasi soal pemblokiran rekening bank yang bernilai Rp 500 miliar lebih. Ketua PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa transaksi di rekening bank yang diblokir terkait Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya.
"Nilai mutasi rekeningnya (Rp 500 miliar) dalam periode 2019-2023. Hanya terkait RAT (Rafael Alun Trisambodo). Tidak ada urusan dengan kasus lain," jelas Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (7/3/2023).
Transaksi yang diblokir ini terkait keuangan keluarga Rafael Alun Trisambodo, termasuk istrinya Ernie Meike TOrendek dan putranya Mario Dandy Satriyo.
PPATK juga menyatakan telah memblokir rekening bank konsultan pajak yang diduga menjadi nominee, atau pakai nama orang lain terkait harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo, sebelumnya eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan.
"Ya, ada pemblokiran terhadap konsultan pajak yang diduga sebagai nominee RAT," jelas Ketua PPATK Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/3/2023).
Pemblokiran dilakukan, karena ditemukan dugaan tindakan pencucian uang atau professional money launderer yang terkait kepentingan Rafael.
Dengan temuan dan naiknya status Rafael Alun Trisambodo menjadi penyelidikan itu, KPK belum mencegah Rafael Alun Trisambodo untuk bepergian ke luar negeri.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut karena status hukum perkara dugaan kejanggalan Rafael Alun Trisambodo di KPK masih dalam proses penyelidikan.
Hal itu berbeda dengan perkara yang statusnya sudah naik ke penyidikan. Dalam status demikian, KPK dapat melakukan pencegahan.
"Apa akan diberlakukan (pencegahan) kepada RAT? RAT ini tahap penyelidikan, jadi berbeda. Itu harus dipahami," kata Ali Fikri kepada wartawan di KPK, Selasa (7/3/2023).
Pada proses penyelidikan, KPK sedang mencari unsur pidana soal dugaan kejanggalan harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo.
"Dalam proses penyelidikan, langkah berikutnya, kalau ada proses pidana dan ditemukan orang yang bisa mempertanggungjawabkan secara hukum berdasar dua alat bukti, dan itu bisa ditangani maka akan ditangani KPK," jelas Ali Fikri.
Sebelumnya dikabarkan bahwa konsultan pajak yang diduga membantu Rafael Alun Trisambodo untuk menyamarkan harta kekayaannya telah meninggalkan Indonesia. Pihak itu diduga kabur ke luar negeri, saat RAT bergulir di KPK.
Tag
Berita Terkait
-
Inspektorat Jenderal Kemenkeu Telah Periksa Arus Transaksi Enam Perusahaan di Mana Ada Saham Rafael Alun Trisambodo
-
Agar Tidak Terulang Bikin Koordinasi untuk Mengaburkan Fakta, Mario Dandy Satriyo dan Lukas Shane Lumbantoruan Saling Bilang Bye
-
Ada Dugaan Tindak Pencucian Uang Terkait Kepentingan Rafael Alun Trisambodo, PPATK Blokir Rekening Mario Dandy Satriyo
-
Jeep Wrangler Rubicon yang Dibuat Pamer Mario Dandy Satriyo Bisa Jadi Contoh Pola Nominee Pembelian Aset
-
David Latumahina Dapatkan Perlindungan LPSK, Jenisnya Antara Lain Bantuan Medis sampai Rehabilitasi Psikologis
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut
-
Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur