Pelatih Timnas U-20, Shin Tae-yong menyatakan postur tubuh pemain Indonesia menjadi salah satu faktor mengapa pasukannya harus tersingkir dari Piala Asia U-20.
Menurut Shin Tae-yong, postur tubuh pemain Indonesia sangat jauh berbeda dari para peaerta lain.
"Saya pikir kami bermain cukup bagus melawan tim tuan rumah. Seperti yang kalian lihat, para pemain Uzbekistan secara fisik lebih besar dari para pemain kami, dan kondisi ini cukup menyulitkan. Fisik adalah kekurangan kami," ucap Shin Tae-yong.
Faktor lain, lanjut pelatih asal Korea Selatan ini, Timnas U-20 kehilangan beberapa pemain penting.
Namun secara keseluruhan, Shin Tae-yong menilai permainan anak asuhnya sudah cukup bagus.
"Kami tidak bisa membawa beberapa pemain penting untuk turnamen ini, tapi performa pemain kami sudah bagus di grup ini," tegasnya.
Diketahui perjalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 harus berakhir setelah finis di posisi ketiga Grup A.
Muhammad Ferrari dan tim hanya mampu meraih empat poin setelah tumbang dari Irak, menang melawan Suriah, dan imbang melawan Uzbekistan.
Poin Indonesia sebetulnya sama seperti Irak, namun kalah selisih gol. Irak melaju dengan status runner-up, mendampingi Uzbekistan dengan status juara grup.
Baca Juga: 7 Potret Dulu dan Kini Yuni Shara, Tetap Cantik di Usia Setengah Abad
Selama turnamen, pasukan Shin Tae-yong hanya mampu mencetak satu gol dan dua clean sheet secara beruntun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Kota Pelajar dengan Gaji Satu Jutaan: Potret Pekerja di Kota Malang
-
Bus Trans Sulsel Mulai Berbayar: Ini Daftar Rute, Harga, dan Lokasi Verifikasi Tarif Khusus
-
Harga Samsung Galaxy A37 di Indonesia Tembus Rp7 Juta, Lawan Deretan HP Spek Gahar
-
Lagu AI Mengatasnamakan Dirinya Beredar di Medsos, Rhoma Irama Beri Peringatan: Hentikan Ini!
-
Novel Titipan Kilat Penyihir: Kisah Penyihir Muda yang Mencari Jati Diri
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum