Komnas Perempuan mengungkapkan kondisi Venna Melinda usai jadi korban kasus kekerasan dalam rumah tangga dari suaminya, Ferry Irawan.
Menurut lembaga itu, Venna Melinda mengalami gangguan gejala psikologis akibat jadi korban KDRT Ferry Irawan.
Hal tersebut telah dibenarkan dengan adanya hasil pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh para ahli, yang mana Venna Melinda alami depresi hingga traumatis.
"Seperti yang dialami seorang pesohor berinisial VM yang mengadukan langsung pengalamannya ke Komnas Perempuan yang menunjukkan kecemasan dan kekhawatiran," kata Komnas Perempuan.
"Diperkuat dengan hasil pemeriksaan psikologis bahwa ia mengalami depresi, ketakutan cemas, gelisah dan traumatis," tulis Komnas Perempuan dalam siaran persnya yang kemudian diunggah kembali oleh Venna di Instagram pribadinya, dikutip dari Suara Bandung - jaringan Suara.com, Senin (13/3/2023).
Komnas Perempuan mengatakan kalau masalah psikologis yang dialami korban KDRT seperti Venna Melinda dapat lebih parah apabila tidak ditangani secara tepat.
Lebih lagi para korban mesti mengikuti proses persidangan, yang dinilai membuat mereka lelah secara fisik dan mental.
Venna Melinda sendiri perlu melewati dua proses hukum yang berbeda, yakni terkait dengan proses perceraian juga dugaan kekerasan.
Di antaranya akan menyangkut hukum pidana dan hukum perdata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan