Mantan pacar Mario Dandy Satriyo menyampaikan lewat kuasa hukum soal perasaannya ini.
Dalam kasus penganiayaan brutal anak korban D oleh Mario Dandy Satriyo, ada nama sosok APA dibawa-bawa. Disebutkan bahwa perempuan ini kenal dengan AGH atau AG, anak berhadapan dengan hukum dan pacar Mario sekarang. Juga lebih jauh, APA adalah pembisik terjadinya peristiwa kelam yang menyebabkan anak korban D mengalami koma dan dirawat belasan hari di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.
Dikutip dari laman News Suara.com, Anastasia Pretya Amanda alias APA (19) melalui kuasa hukumnya, Enita Edyalaksmita menyatakan telah melaporkan Mario Dandy Satriyo ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah.
Laporan telah diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/1376/III/2023/SPKT POLDA METRO JAYA pada 14 Maret 2023. Dalam laporannya APA mempersangkakan Mario Dandy Satriyo cs dengan Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.
"Kami sudah membuat LP (laporan) 14 Maret, LP kami sudah sampai di Jatanras," jelas Enita Edyalaksmita.
Ia menjelaskan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan berkaitan dengan tudingan Mario Dandy Satriyo terhadap APA. Disebutkan sebagai pihak pembisik adanya "perbuatan tidak menyenangkan" yang dilakukan anak korban D terhadap pacar Mario Dandy Satriyo kini, AG. Padahal, APA sama sekali tidak mengenal AG.
Kejadian di Kompleks Green Permata Boulevard Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (20/2/2023) adaalah peristiwa penganiayaan anak korban D (17) oleh Mario Dandy Satriyo (20), disaksikan dan direkam oleh Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan (19) dan AGH (15).
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam menyatakan motif Mario David Satriyo menganiaya anak korban D karena diduga telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap AG, dengan klaim Mario Dandy Satriyo mengetahui kejadian itu dari APA, mantan pacar Mario dandy Satriyo.
APA dan tersangka ini bertemu di salah satu kafe bilangan Kemang, Jakarta Selatan yang terjadi 21 hari sebelum peristiwa penganiayaan terhadap anak korban D.
Enita Edyalaksmita menuturkan waktunya 30 Januari 2023.
"Di 30 Januari itu Amanda sedang berkumpul dengan teman-teman di sebuah kafe di Kemang, lagi hangout sama teman-temannya di sana. Saudara MDS (Mario) ini datang menemui, terjadilah percakapan," jelas Enita Edyalaksmita di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/3/2023).
"Sebenarnya, terus-terang APA keberatan untuk ditemui karena lagi hangout sama teman-teman. Tentu ada lah teman-temannya yang melihat di kafe itu. Itu ada bukti-bukti juga kita ada pertemuan di situ," imbuhnya.
Namun, dalam pertemuan itu tak ada pembahasan terkait AG (15) ataupun anak korban D. APA tidak mengenal AG pacar Mario.
"Dan hubungan Amanda dan MDS sudah berakhir di tahun kemarin pada 2022. Mereka sudah menjalani kehidupan masing-masing," ungkapnya.
APA hadir bersama Enita Edyalaksmita ke Polda Metro Jaya, enggan menjelaskan lebih detail tentang pertemuannya dengan tersangka pada 30 Januari 2023.
"Sudah diserahkan sama kuasa hukum. Jadi tolong diikuti saja sesuai kata kuasa hukum," tukas APA.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum David Ungkap Kebohongan Mario Dandy Saat Lakukan Rekonstruksi
-
Viral Penganiayaan Berkelompok Terhadap Gadis Cilik di Cilincing, Inspirasi dari Mario Dandy Satriyo?
-
Absen dalam Pemanggilan Pemecatan Kepegawaian, Rafael Alun Trisambodo Juga Tidak Besuk Mario Dandy Satriyo
-
Rafael Alun Trisambodo Hanya Restui Hubungan Percintaan Mario Dandy Satriyo Bila Sikon Ekonomi Masuk? Terlalu!
-
Kuasa Hukum APA Keberatan Klien Dikaitkan Aksi Brutal Mario Dandy Satriyo, Alasannya Begini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'