Status Richard Eliezer sebagai terlindung LPSK sudah dihentikan, Hasto Atmojo Suroyo sebutkan peminat mewawancarai JC ini begitu besar.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menghentikan perlindungan atas Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau RE alias Bharada E setelah diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta.
Dalam percakapannya di podcast Deddy Corbuzier, Close the Door, Ketua LPSK Drs Hasto Atmojo Suroyo M. Krim menyatakan kesungguhan LPSK tercederai oleh kejadian itu.
Sebelum wawancara Richard Eliezer dengan salah satu stasiun televisi swasta ini ditayangkan, LPSK sudah menerima banyak permintaan serupa: ingin menanyai justice collaborator dalam kasus pembunuhan berencana atas Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tadi secara langsung.
"Yang memohon sudah banyak. Akan tetapi kami tolak karena pertimbangan keamanan," tukas Hasto Atmojo Suroyo.
Ditambahkannya bahwa saksi dan korban yang dilindungi LPSK mendapatkan pengawalan 24 jam. Wawancara dilakukan stasiun televisi swasta di LPSK, bukan di stasiun bersangkutan.
Saat Deddy Corbuzier menanyakan artinya ada pendampingan dari LPSK, Hasto Atmojo Suroyo membenarkan.
"Memang ada, namun pengawalan. Malah ditambah serta dipertebal," ujarnya yang bisa diartikan bahwa tindakan pendampingan dan pengawalan terhadap pihak terlindung adalah dua hal berbeda.
"Setuju bila didampingi oleh LPSK. Sejatinya bisa. Nah, barangkali Redaksi satu ini tidak lewat LPSK, melainkan melipir ke tempat lain," lanjutnya.
Shooting dilakukan Rabu, dan siangnya pihak LPSK melayangkan surat berisi permintaan agar stasiun bersangkutan tidak menayangkan materi tentang Richard Eliezer pada Kamis. Namun yang terjadi, surat tidak dibalas, dan tetap ditayangkan.
"Tidak ada jawaban, besoknya saya menerima surat, diantarkan seorang teman yang bekerja di penerbitan itu. Intinya pemimpin redaksi menjalankan tugas sebagai seorang jurnalis dan memiliki kebebasan, dilindungi UU Pers," ungkap Hasto Atmojo Suroyo.
Disinggung Deddy Corbuzier soal UU Kebebasan Pers itu, Ketua LPSK menyatakan informasi untuk kegiatan jurnalistik bisa digali dari mana saja, menghubungi siapa saja. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa Richard Eliezer tengah berada dalam kondisi keterbatasan.
Yaitu statusnya sebagai terlindung yang memiliki perjanjian dengan LPSK. Dalam salah satu klausulnya disebutkan bahwa terlindung tidak diperkenankan untuk berhubungan dengan pihak ketiga tanpa seizin dan tanpa sepengetahuan LPSK.
Selaku Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo berusaha menghentikan penyiaran itu agar tidak berdampak terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Dengan penghentian perlindungan LPSK akan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, JC ini menjalani masa tahanan satu tahun dan enam bulan--seperti putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan--di Rumah Tahanan atau Rutan Bareskrim Polri, diawasi Polri saja tanpa perlindungan LPSK, dengan status sebagai narapidana binaan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Salemba Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Perlindungan LPSK kepada Richard Eliezer Dihentikan: Pelajaran Bagi Semua Ketika Kesungguhan Tercederai
-
Hadir di Podcast Deddy Corbuzier, Ketua LPSK Jelaskan Duduk Perkara Wawancara Richard Eliezer
-
Ketua LPSK Ceritakan Richard Eliezer Menangis Saat Perlindungan Dihentikan, Tim Pengawalan Juga Meneteskan Air Mata
-
Sama-sama Pernah Bertugas di Brimob, Richard Eliezer Dibandingkan Norman Kamaru Soal Reputasi
-
Maaf Mesti Bicara Pahit: Richard Eliezer Tidak Pantas Lagi Menyandang Status JC yang Dilindungi LPSK
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Lemonade oleh aespa: Mengubah Krisis dan Tantangan Hidup Jadi Peluang Emas
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
Tips Memilih dan 5 Rekomendasi Bedak yang Makin Berkeringat Semakin Bagus
-
Nostalgia Pecah! F4 Reuni di Jakarta, Ajak Ribuan Penggemar Karaoke Massal OST Meteor Garden
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Review Film Faces of Death: Versi Remake yang Lebih Intens dan Realistis!
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
Bukan Sekadar Perebutan Emas, Gold Land Juga Menyoroti Sisi Gelap Manusia