Langkah LPSK menghentikan perlindungan terhadap Richard Eliezer menghadirkan rasa sedih bagi dua belah pihak.
Usai Richard Eliezer Pudihang Lumiu melakukan wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menghentikan statusnya sebagai terlindung.
Dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Close the Door, Drs Hasto Atmojo Suroyo, M.Krim, Ketua LPSK menyatakan bahwa penghentian status terlindung LPSK terhadap Richard Eliezer, justice collaborator dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat disebabkan karena tidak adanya perizinan.
"Setiap memberikan perlindungan LPSK memiliki perjanjian dengan terlindung. Ada klausul terlindung tidak boleh berhubungan atau berkomunikasi dengan pihak ketiga tanpa izin, tanpa sepengetahuan LPSK," papar Hasto Atmojo Suroyo.
Ia menyatakan, sebelum wawancara stasiun televisi swasta satu ini, LPSK juga sudah menerima banyak permintaan senada.
"Yang memohon sudah banyak. Akan tetapi kami tolak karena pertimbangan keamanan," ujar Hasto Atmojo Suroyo.
Ditambahkannya bahwa saksi dan korban yang dilindungi LPSK mendapatkan pengawalan 24 jam.
"Terlindung biasa saja seperti begitu perlakuannya, apalagi justice collaborator," tandasnya.
"Kami harus menegakkan marwah lembaga, bahwa Eliezer adalah justice collaborator yang dilindungi oleh LPSK. Dan LPSK sudah melakukannya berbulan-bulan. Bukan saja perlindungan fisik, pengamanannya pun prima. Pelayanan makanan LPSK, sampai cuciannya juga," ujar Hasto Atmojo Suroyo.
Langkah-langkah yang diberikan ini adalah perlakuan terhadap RE atau Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu sebagai tahanan yang istimewa. Sekaligus memiliki potensial ancaman sangat tinggi.
"Kami sendiri sedih, bahkan Eliezer menangis. Pengawal kami juga menangis, karena begitu dekatnya," ungkap Hasto Atmojo Suroyo.
Saat Deddy Corbuzier menanyakan bagaimana tata cara bila ingin mewawancarai seorang justice collaborator seperti Richard Eliezer, Hasto Atmojo Suroyo menyatakan untuk perizinan, dimintakan kepada LPSK, kemudian karena Richard Eliezer adalah binaan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas, maka Lapas Salemba mesti dihubungi untuk perizinan. Sementara lokasi bui adalah Rumah Tahanan atau Rutan Polri, maka perlu izin kepada Polri pula.
Berita Terkait
-
Hadir di Podcast Deddy Corbuzier, Ketua LPSK Jelaskan Duduk Perkara Wawancara Richard Eliezer
-
Sama-sama Pernah Bertugas di Brimob, Richard Eliezer Dibandingkan Norman Kamaru Soal Reputasi
-
Maaf Mesti Bicara Pahit: Richard Eliezer Tidak Pantas Lagi Menyandang Status JC yang Dilindungi LPSK
-
Polri Berikan Kepastian Kondisi Richard Eliezer Sehat dan Aman, Meski Kini Statusnya Tidak Dilindungi LPSK
-
Menkumham Tegaskan Wawancara Richard Eliezer Sudah Berizin
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Kenapa Udara Dingin Australia Pengaruhi Suhu di Bali? Ini Penjelasan BMKG
-
Lemonade oleh aespa: Mengubah Krisis dan Tantangan Hidup Jadi Peluang Emas
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
Tips Memilih dan 5 Rekomendasi Bedak yang Makin Berkeringat Semakin Bagus
-
Nostalgia Pecah! F4 Reuni di Jakarta, Ajak Ribuan Penggemar Karaoke Massal OST Meteor Garden
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Review Film Faces of Death: Versi Remake yang Lebih Intens dan Realistis!
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini