Sidang anak berhadapan dengan hukum AG akan digelar maraton setiap hari kecuali akhir pekan.
Hari ini, Kamis (30/3/2023), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang kasus penganiayaan brutal atas Cristalino David Ozora Latumahina yang dilakukan tersangka Mario Dandy Satriyo untuk anak berhadapan dengan hukum AG atau AGH.
Dikutip dari kanal News Suara.com, sidang digelar sekira pukul 08.00 WIB dengan agenda eksepsi atas dakwaan jaksa.
"Jadwalnya adalah penyampaian eksepsi dari penasihat hukum Terdakwa," jelas Djuyamto, Pejabat Humas PN Jaksel.
Adapun isi eksepsi yang diajukan AG atau AGH atas dakwaan jaksa tidak disampikan karena kepada khalayak karena persidangan digelar secara tertutup.
"Sidangnya tertutup untuk umum, jadi tentu materi apa yang disampaikan oleh penasihat hukum, saya belum mengetahui. Jadi, kalau mau menanyakan atau materi eksepsinya, silakan ditanyakan kepada penasihat hukum Terdakwa," tandasnya.
Mellisa Anggraeni, kuasa hukum anak korban D atau Cristalino David Ozora Latumahina menyatakan tidak ada yang berubah dari pasal yang dijeratkan jaksa kepada pacar Mario Dandy Satriyo ini.
"Menjelaskan tidak jauh berbeda dari rekonstruksi, mungkin baru sebatas itu yang bisa saya sampaikan, tidak bisa lebih jauh karena ini sidang tertutup," ungkap Mellisa Annraini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2023).
Ia menandaskan AG dijerat dengan pasal berlapis dan dipastikan pasal yang dijeratkan jaksa masih sama saat kasus masih dalam proses penyidikan pihak Kepolisian.
"Pasalnya masih pada Pasal 355 penganiayan berat terencana juncto Pasal 56 KUHP, kemudian Pasal 76 C juncto 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, yaitu ancaman pidananya 5 tahun. Sifat dakwaannya alternatif," kata Mellisa Anggraini.
AG langsung menjalani sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah keluarga David Ozora menolak berdamai dalam musyawarah diversi yang digelar secara tertutup di ruang mediasi lantai 2 PN Jaksel kemarin, Rabu (29/3/2023).
JPU dijadwalkan bakal menanggapi eksepsi pihak AG (15), kekasih Mario Dandy Satriyo dalam sidang perkara kasus penganiayaan David Ozora Jumat (31/3/2023).
"Jaksa penuntut umum untuk menanggapi eksepsi dari penasihat hukum tadi, dijadwalkan besok hari Jumat," kata Djuyamto, Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel),Kamis (30/3/2021).
Djuyamto mengatakan sidang AG bakal digelar secara maraton setiap hari kecuali akhir pekan. Alasannya, masa penahanan bagi terdakwa anak terbatas.
"Karena ini terdakwanya anak-anak, maka masa penahanannya kan terbatas cuma 10 hari plus 15 hari. Artinya hanya 25 hari. Makanya sidang akan berlangsung setiap hari. Apalagi menjelang cuti Lebaran, jadi harus lebih cepat diselesaikan," tandas Djuyamto.
Setidaknya, keputusan pidana atas AG harus sudah dijatuhkan minimal 10 hari sebelum masa penahanan habis. Artinya semakin sedikit waktu sidang AG.
"Apalagi ada ketentuan oleh MA bahwa perkara itu sudah diputus 10 hari sebelum tahanan habis. Artinya apa? Minimal tujuh hari atau 10 hari sebelum masa 25 hari habis. Jadi maksimal 15 hari harus diputus," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tim AG Lakukan Eksepsi Besok, Kuasa Hukum Anak Korban D Tegas Menolak Diversi karena Klien Cedera Otak Parah
-
Jonathan Latumahina Menjadi Saksi dalam Sidang Anak Berhadapan dengan Hukum AG
-
Sudah Tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, AG Pacar Mario Dandy Satriyo Jalani Musyarawah Diversi Pertama
-
Keluarga Anak Korban D Tolak Musyawarah Diversi, Selanjutnya Sidang Pembacaan Dakwaan di Ruang 7 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
-
Anulir Pemberian Maaf, Jonathan Latumahina Tidak Ingin Kalimatnya Jadi Senjata untuk Ringankan Hukuman Penganiaya Anaknya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
-
Daftar 12 Tim yang Lolos ke Grand Finals FFNS 2026 Fall di Yogyakarta
-
Neymar Menjalani Latihan Terpisah di New Jersey Pasca Cedera Panjang
-
Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua
-
Urutan Skincare Malam Skintific untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Praktis Cukup 3 Produk
-
Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi