Benarkah sudah putus atau ingin menuai simpati, atau menyederhanakan persoalan?
Rumit atau malah sederhana, inilah kondisi tali percintaan antara anak berhadapan dengan hukum, AGH (15) dengan Mario Dandy Satriyo (20), tersangka penganiayaan brutal atas anak korban D (17).
Pada saat kejadian penganiayaan di salah satu perumahan elite kawasan Ulujami, Jakarta Selatan pada Senin (20/2/2023), kepada saksi N, ibu teman anak korban D, Mario Dandy Satriyo menyatakan ia memukul karena anak korban D melecehkan adiknya. Bukan pacarnya.
Sementara berdasar tayangan podcast Rumah Uya Kuya, Anastasia Pretya Amanda, mantan pacar Mario Dandy Satriyo menyatakan tersangka saat itu mengantarnya pulang ke tempat kost.
Dikutip dari kanal News Suara.com, kini AGH disebutkan sudah tidak pacaran lagi dengan AGH. Padahal beberapa waktu disebutkan Mario Dandy Satriyo mengaku pacaran sekira satu bulan dengan AGH.
Manakah yang benar?
Mangatta Toding Allo, kuasa hukum AGH menyatakan bahwa antara kliennya dan Mario Dandy Satriyo sudah tidak ada lagi hubungan asmara.
"Yang kami tahu statusnya sudah lama (putus). Bahkan sebelum kami handle perkara ini," jelas Mangatta Toding Allo kepada wartawan, Rabu (5/4/2023).
Kembali lagi flashback kepada kejadian, juga sebagaimana hasil rekonstruksi Polda Metro Jaya, Mario Dandy Satriyo melakukan penganiayaan brutal atas Cristalino David Ozora Latumahina atau anak korban D karena AGH mengalami pelecehan seksual dari anak korban.
Saat peristiwa terjadi, keduanya masih berpacaran. Bahkan tampak dari rekonstruksi, Mario Dandy Satriyo meyakinkan AGH dengan memberikan isyarat agar melihat kondisi anak korban D yang sudah tidak berdaya.
AGH juga melakukan perekaman atau recording video menggunakan smartphone, serta merokok di depan anak korban D yang tengah dianiaya. Seperti disebutkan saksi, tidak ada keinginan AGH untuk menolong, bahkan menyangga kepala pun hanya menggunakan tangan bukan pangkuan.
Ia didakwa Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 355 ayat (1) tentang Penganiayaan Berat.
Berita Terkait
-
AGH Bacakan Pleidoi, Minta Dibebaskan dari Kasus Penganiayaan: Bagaimana dengan Masa Depan Anak Korban D?
-
AGH Dituntut 4 Tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak dalam Kasus Penganiayaan Brutal yang Dilakukan Pacarnya
-
Beberapa Kali Digelar Tertutup, Sidang Putusan AGH dalam Kasus Penganiayaan Anak Korban D Terbuka Bagi Umum
-
Ayah Shane Lukas Kesal Tak Digubris Rafael Alun: Orangnya Begitu, Entah Sombong atau Anggap Saya Rendah
-
Mitra dalam Perkara Kriminal, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Bisa Lempar Batu Sembunyi Tangan Soal Free Kick
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs
-
Paspor Lebanon Gianni Infantino: Saat Politik Dilarang di Lapangan, Tapi Dihalalkan di Kursi VVIP
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
17 Saksi Pembakaran Santri Diperiksa Polisi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa