Nama Raffi Ahmad laris dalam kasus Rafael Alun Trisambodo karena diduga ada jaringan bisnis. Padahal yang benar adalah begini.
Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status Rafael Alun Trisambodo, mantan pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka. Ia memiliki Laporan Keuangan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN) gendut senilai Rp 56 miliar, serta sekira 40 rekening dengan berbagai nama, mulai ia sendiri, istri, serta anak-anaknya.
Kondisi keuangan tidak proporsional Rafael Alun Trisambodo ini lantas dikaitkan dengan nama artis, di mana KPK menyatakan akan melakukan pendalaman. Salah satu yang disebut-sebut adalah artis R, dan diduga Raffi Ahmad.
Dikutip dari SuaraDenpasar.id, dari kanal YouTube dengan nama akun PORTAL JURNALIS pada Jumat (7/4/2023) mengunggah video berjudul "TAK BERKUTIK, RAFFI AHMAD LANGSUNG DICIDUK KPK, HOTMAN PARIS BONGKAR TRANSAKSI LIAR YANG DILAKUKAN RAFAEL ALUN".
Di bagian thumbnail video, tampak Raffi Ahmad mengenakan baju tahanan warna oranye tengah digiring beberapa petugas. Lantas di sebelahnya tampak Nagita Slavina dan Rafathar. Di sebelah kiri, tampak pengacara kondang Hotman Paris tengah menunjukkan dengan latar belakang seorang petugas mengenakan kemeja KPK dan membawa semacam video recorder.
Saat diunggah kurang dari 24 jam, video berdurasi 2 menit 15 detik ini tembus 4,2 ribu kali disaksikan pemirsa.
Munculnya nama Raffi Ahmad sebagai salah satu artis yang diduga memiliki relasi bisnis dengan Rafael Alun Trisambodo karena adanya sosok bernama Jeremy Imanuel Santoso.
Ia adalah menantu Rafael Alun Trisambodo, sekaligus ipar dari Mario Dandy Satriyo, tersangka penganiayaan brutal atas anak korban bernama Cristiano David Ozora Latumahina.
Jeremy Imanuel Santoso menjabat sebagai manajer RANS PIK Basketball, tim basket milik RANS, raksasa bisnis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Karena itu, berdasarkan cover video digambarkan Raffi Ahmad diciduk KPK setelah pengacara Hotman Paris Hutapea berhasil membongkar transaksi liar yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo.
PENJELASAN
Setelah video disaksikan secara utuh, tidak ditemukan informasi soal Raffi Ahmad yang telah diciduk KPK maupun kabar Hotman Paris yang membocorkan transaksi liar Rafael Alun.
Video hanya berisikan rumor seputar artis inisial R yang diduga adalah pemilik dari nama Raffi Ahmad.
Narator menyebut bahwa tuduhan itu muncul karena menantu Rafael Alun Trisambodo masuk ke dalam jajaran manajemen RANS PIK Basketball.
Sementara kabar soal Raffi Ahmad yang diciduk KPK dan Hotman Paris yang disebut membongkar transaksi liar Rafael Alun Trisambodo tidak disinggung sampai akhir tayangan video.
Bahkan, dari Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris Hutapea memberikan penegasan bahwa Raffi Ahmad tidak termasuk dalam jaringan rekening gendut Rafael Alun Trisambodo.
"Saya barusan telepon Raffi Ahmad, kata Raffi Ahmad dia tidak mengenal Rafael, tidak ada hubungan bisnis sama sekali. Jadi berita-berita viral yang inisial R seolah-olah join bisnis dengan Rafael itu tidak benar, bukan Raffi Ahmad," jelas Hotman dalam unggahan video di akun Instagram @hotmanparisofficial, dikutip Suara Denpasar, Jumat (7/4/2023).
KESIMPULAN
Cover video adalah editan, sementara narasi dan materi video tidak memperkuat judul sama sekali. Tidak ada penjelasan signifikan tentang adanya tindakan yang diambil KPK terhadap Raffi Ahmad. Masuk dalam kategori false connection.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: KPK Temukan dan Sita Harta Raffi Ahmad yang Tersangkut Aset Rafael Alun Trisambodo di Mana?
-
KPK Tegaskan Endar Priantoro Punya Andil dalam OTT Bupati Kepulauan Meranti
-
Alex Bantah KPK Ancam Penyidik Polri yang Protes Pemecatan Endar Priantoro
-
KPK Buka Peluang Tarik Lagi Endar Priantoro usai Dipecat, Asal Polri Lakukan Ini
-
Alasan RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?