/
Senin, 17 April 2023 | 10:55 WIB
Cek fakta Pesulap Merah dikabarkan terkena santet. ([YouTube/Sarapan Gosip])

Pesulap Merah belakangan menjadi topik pembicaraan publik karena kerap dikaitkan dengan Ida Dayak.

Belakangan, pemilik asli nama Marcel Radhival itu dikabarkan jatuh tak berdaya secara tiba-tiba karena mendapat kiriman santet.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Sarapan Gosip yang menyebut kejadian tersebut terjadi saat Pesulap Merah sedang melakukan siaran langsung.

Akun itu mengunggah video berjudul "GOSIP ARTIS HARI INI ~ PESULAP MERAH TIBA-TIBA JATUH TAK BERDAYA! KENA KIRIMAN SANTET". Narasi serupa juga terdapat dalam thumbnail.

Tak hanya itu, pada thumbnail pun terlihat foto Pesulap Merah tengah berbaring di atas ranjang sembari memperlihatkan bagian perutnya. 

Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 20.000 penayangan. Tetapi, benarkah Pesulap Merah mendapat kiriman santet?

CEK FAKTA:

Informasi yang disajikan dalam video tersebut merupakan informasi yang salah. Setelah menonton video berdurasi 8 menit 18 detik ini, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Pesulap Merah terkena santet.

Foto dalam thumbnail pun merupakan hasil foto editan yang direkayasa. Hingga akhir video, tidak ada penjelasan terkait Pesulap Merah jatuh tak berdaya lantaran terkena santet. 

Baca Juga: 14 Tahun Menjabat, Koleksi Tas Mewah Kepala Dinas Kesehatan Lampung Viral

Selain foto, pengunggah video sengaja menuliskan keterangan judul yang dapat menggiring opini publik.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Pesulap Merah tiba-tiba jatuh tak berdaya akibat terkena santet merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More