Putri Candrawathi dan Kuat Maruf merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sebelumnya keduanya dikabarkan memiliki hubungan gelap.
Belakangan, dikabarkan bahwa istri Ferdy Sambo tersebut memiliki video syur yang berisi adegan panas dengan Kuat Ma'ruf.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Benang Merah yang mengunggah sebuah video berjudul "AD3GAN PAN4S PUTRI DAN KUAT DI PUTAR".
Narasi dalam thumbnail memiliki keterangan yang berbunyi, "Video Putri dan Kuat diputar, ternyata si Kuat sering pegang buah dada".
Pada thumbnail pun terdapat foto yang memperlihatkan sebuah cuplikan video berupa adegan panas serta potret Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi di persidangan.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 274.000 penayangan. Namun, benarkah klaim tersebut?
CEK FAKTA:
Informasi yang disajikan dalam video tersebut merupakan informasi salah. Setelah menonton video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa video panas Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf diputar.
Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi terkait kasus pembunuhan Brigadir J, mulai dari motif pembunuhan hingga skenario yang disiapkan oleh Ferdy Sambo.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Gol Larut Giacomo Raspadori Bawa Napoli Taklukkan Juventus
Hingga akhir video, tidak ada informasi kredibel yang dapat membuktikan sesuai dengan klaim pada judul video.
Foto yang digunakan dalam thumbnail juga merupakan hasil foto yang direkayasa. Pengunggah video menuliskan keterangan judul yang dapat menggiring opini publik dan asumsi menyesatkan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar video panas Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf diputar merupakan berita palsu atau hoaks.
Tidak ada keselarasan antara judul dan isi video, sehingga unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen